PDAM Kudus tambah delapan sumur perkuat stok air

id Sumur baru PDAM Kudus, perkuat stok air, untuk pelanggan selama kemarau

PDAM Kudus tambah delapan sumur perkuat stok air

Perbaikan pipa saluran air bersih untuk pelanggan PDAM Kudus, Jawa Tengah. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Kudus (ANTARA) - PDAM Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menambah delapan sumur baru untuk semakin memperkuat keandalan pasokan air untuk para pelanggan, terutama saat menghadapi musim kemarau tahun ini.

"Sumur yang tersedia sebelumnya sebanyak 63 sumur produksi, sehingga dengan tambahan delapan sumur baru akan semakin besar pasokan air bersih yang tersedia," kata Direktur Teknik PDAM Kudus Yan Leksmana di Kudus, Jumat.

Yan Leksmana memastikan stok air bersih untuk pelanggan di tengah musim kemarau tersedia aman.

Sementara debit yang dihasilkan, lanjutnya, bisa mencapai 10 liter per detik, meskipun ada sumur produksi yang hanya mampu menghasilkan 8 liter per detik.

Hingga kini, suplai air ke masing-masing sambungan rumah tangga berlangsung lancar dan belum ada keluhan terkait ketersediaan air dari PDAM.

Kedelapan sumur baru tersebut, tersebar di sejumlah kecamatan, termasuk di wilayah yang rawan kekeringan, seperti di Kecamatan Undaan.

Dengan adanya tambahan beberapa sumur produksi yang baru, untuk wilayah Undaan kini sudah bisa disuplai kembali setelah sempat dihentikan sementara karena air tidak bisa sampai ke pelanggan yang paling ujung.

PDAM Kudus sendiri kini tengah menyiapkan instalasi penampung dan pengolah untuk memanfaatkan air permukaan tanah dari Bendungan Logung sebagai antisipasi ketika distribusi air dalam tanah mengalami kendala.


Pemanfaatannya dipastikan tidak akan membutuhkan waktu lama, karena saat ini tengah dibangun bak penampungan dengan menggunakan glass tank yang dianggarkan oleh Pemerintah Pusat sebesar Rp16,7 miliar.

Setelah bak penampung airnya selesai dibangun, dilanjutkan dengan pengadaan Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air serta penyediaan jaringan instalasi ke pelanggan.

Untuk total air baku yang diperoleh dari Bendungan Logung, adalah mencapai 200 liter per detik yang bisa menambah pelanggan baru hingga 12.000 sambungan rumah.

Daerah yang bisa disuplai air bersih dari Bendungan Logung tersebut, yakni masyarakat yang bermukim di Kecamatan Jekulo, Mejobo dan sebagian Kecamatan Bae dan Dawe.

Adapun jumlah pelanggan PDAM Kudus saat ini sekitat 49.000 pelanggan yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus, yakni Kecamatan Kota, Bae, Dawe, Gebog, Kaliwungu, Jekulo, Mejobo, Undaan, dan Jati.

Baca juga: Plt Bupati Kudus dan Sekda dipanggil Kejati Jateng terkait kasus PDAM

Baca juga: Kejati ungkap suap penerimaan pegawai PDAM Kudus Rp10 juta hingga Rp65 juta
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar