Investor India tertarik menanamkan investasinya di Jepara

id investor india,ukiran jepara,menanam investasi

Investor India tertarik  menanamkan investasinya di Jepara

Sekda Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko saat menerima Duta Besar India untuk Indonesia Pradeep Kumar di ruang Peringgitan Pendopo Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Rabu (5/8/2020). (ANTARA/HO-Humas Pemkab Jepara)

Jepara (ANTARA) - Sejumlah investor asal India tertarik menanamkan investasi di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng), mengingat antara Jepara dengan India terdapat beberapa kemiripan.

"Sejumlah investor yang tertarik menanamkan investasinya di Jateng, termasuk di Kabupaten Jepara memang ikut diajak ke Jepara maupun daerah lain di Jateng," kata Duta Besar India untuk Indonesia Pradeep Kumar saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jepara, Rabu.

Pradeep Kumar sendiri mengaku terkesan dengan kerajinan mebel dan ukir di Jepara, termasuk kerajinan patung tiga dimensi yang dibuat oleh para seniman Jepara.

Ia berharap kerja sama antara investor India dan Jepara dapat terjalin intensif.

Baca juga: India tertarik bangun perusahaan obat di Jawa Tengah

"Kami ingin mendekatkan India dengan Jepara karena memiliki kemiripan-kemiripan," ujarnya.

Sekda Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko saat menerima Dubes India di ruang Peringgitan Pendopo Kabupaten Jepara mengungkapkan meskipun letaknya paling utara di Provinsi Jateng, namun Jepara menyimpan sejumlah keunikan.

"Selain kerajinan ukir kayu yang sudah mendunia, kami juga memiliki pantai pasir putih sepanjang 83 kilometer yang sangat indah," ujarnya.

Selama ini, lanjut dia, Jepara sudah menjalin kerja sama dengan para pengusaha India, khususnya terkait industri mebel yang menjadi potensi andalannya.

Namun karena pandemi COVID-19, lanjut dia, tentu saja cukup berpengaruh terhadap kerja sama tersebut.

"Kami sudah menjalin kerja sama ekspor ke India sudah cukup lama. Mudah-mudahan dengan kedatangan duta besar India ke Jepara bisa lebih ditingkatkan lagi untuk sektor lainnya," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar