Enam pasien COVID-19 di Kabupaten Magelang dinyatakan sembuh

id kabupaten magelang, kasus covid, enam sembuh

Enam pasien COVID-19 di Kabupaten Magelang dinyatakan sembuh

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi. ANTARA/Heru Suyitno

Lima pasien laki-laki itu berasal dari Kecamatan Salaman, Secang, Salam, Mertoyudan, dan Sawangan. Kemudian seorang perempuan berasal dari Kecamatan Muntilan.
Magelang (ANTARA) - Sebanyak enam pasien positif COVID-19 di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dinyatakan sembuh setelah hasil tes usap kedua negatif.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi di Magelang, Selasa menyebutkan lima di antara pasien sembuh tersebut berjenis kelamin laki-laki dan seorang perempuan.

Lima pasien laki-laki itu berasal dari Kecamatan Salaman, Secang, Salam, Mertoyudan, dan Sawangan. Kemudian seorang perempuan berasal dari Kecamatan Muntilan.

Meskipun ada enam pasien sembuh, katanya, hari ini ada satu tambahan pasien positif COVID-19, yakni seorang perempuan warga Kecamatan Tegalrejo.

Baca juga: Politisi PKB minta pemerintah gratiskan tes usap COVID-19

"Tambahan pasien positif ini diketahui setelah hasil tes usapnya di RST Kota Magelang dinyatakan positif pada 28 Juli 2020. Saat ini yang bersangkutan menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan ketat dari petugas gugus tugas, satgas kecamatan dan desa," katanya.

Ia menyampaikan dengan adanya enam pasien positif sembuh dan tambahan satu orang ini, jumlah kumulatif kasus COVID-19 di Kabupaten Magelang menjadi 177 orang. Rinciannya, 14 orang dirawat, 3 orang isolasi mandiri, 154 sembuh dan enam meninggal," katanya.

Ia menuturkan warga dengan status suspek hari ini ada tambahan empat orang berasal dari Kecamatan Mertoyudan, Bandongan dan dua orang dari Kecamatan Salaman. Namun demikian, saat ini juga ada lima warga dengan status suspek yang sudah sembuh. Mereka berasal dari Kecamatan Srumbung satu orang dan masing-masing dua orang dari Kecamatan Sawangan dan Muntilan.

"Untuk jumlah kumulatif PDP (suspek) hingga saat ini, ada 363 orang. Rinciannya, 18 dirawat, 302 sembuh dan 43 meninggal," katanya. 

Baca juga: Seorang pedagang positif COVID-19, Pasar Sunggingan Boyolali disterilkan
Baca juga: Banyumas perpanjang status tanggap darurat COVID-19 hingga 31 Agustus
Pewarta :
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar