PMI Boyolali pasang 10 wastafel cegah COVID

id PMI Boyolali pasang,10 wastafel cegah COVID 19

PMI Boyolali pasang 10 wastafel cegah COVID

Sejumlah petugas PMI Cabang Boyolali saat memasang tempat cuci tangan cegah COVID-19 di fasilitas umum di Boyolali, Senin (3/8/2020). ANTARA/HO Humas PMI Boyolali

Boyolali (ANTARA) - Palang Merah Indonesia Cabang Kabupaten Boyolali memasang 10 tempat untuk cuci tangan (wastafel) di sejumlah titik fasilitas umum guna mengantisipasi pencegahan penyebaran COVID-19 di wilayahnya.

Kepala Markas PMI Cabang Boyolali Dahat Wilarso, di Boyolali, Senin, mengatakan kegiatan pemasangan fasilitas umum tersebut merupakan bentuk kerja sama antara PMI Cabang Boyolali dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, pada saat ini, sebanyak 10 buah.

"Kegiatan kepedulian karena dampak pandemi COVID-19 ini, merupakan kerja sama antara PMI dengan Pemkab Boyolali dalam rangka untuk mencegah COVID-19 di Kabupaten Boyolali. Ada pemasangan 10 tempat cuci tangan bersama tangki airnya," kata Dahat Wilarso.

Baca juga: Stok darah PMI Surakarta menipis di tengah pagebluk COVID-19

Menurut dia, tempat cuci tangan berupa wastafel tersebut dengan dilengkapi tandon air, sabun cair, tisu dan tempat buang sampah. Enam wastafel di antaranya, dipasang di enam desa di Boyolali yang telah ditunjuk oleh PMI.

Sedangkan, kata dia, empat lainnya akan ditempatkan di kawasan Simpang Siaga, Pasar Hewan Ngebong, Kebun Raya Indrokilo Boyolali (KRIB), dan di lokasi pengungsian sementara di Desa Tlogolele, Kecamatan Selo.

"Kami tetap patuh dan disiplin terhadap protokol kesehatan, sehingga dapat terhindar dari COVID-19," katanya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB). Masyarakat diminta tetap mengenakan masker, cuci tangan dengan sabun sesering mungkin, dan jauhi kerumunan.

"Mari masyarakat semua patuh dan disiplin terhadap protokol kesehatan, sehingga penyebaran COVID-19 segera selesai," katanya. 

Baca juga: PMI Kabupaten Kudus mulai kesulitan mendapatkan donor
 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar