720 masjid dan musala di Demak dibersihkan antisipasi klaster baru COVID-19

id Polres demak

720 masjid dan musala di Demak dibersihkan antisipasi klaster baru COVID-19

Anggota Polres Demak ikut membersihkan masjid dan musala sebagai bagian dari antisipaai penyebaran COVID-19. (ANTARA/ HO-Humas Polres Demak)

Demak (ANTARA) - Polres Demak ikut memantau hingga membersihkan sekitar 720 masjid dan musala yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menyusul status zona merah COVID-19 untuk daerah tersebut.

Kapolres Demak AKBP Fidel Purna Timoranto di Demak, Sabtu, mengatakan, upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi munculnya klaster baru COVID di daerah itu.

"Ada ratusan masjid dan musholla. Ini jadi perhatian kami," katanya.

Menurut dia, pola pembersihan tempat ibadah tersebut di prioritaskan di daerah yang sudah ditetapkan sebagai zona merah.

"Di kecamatan atau kelurahan yang masuk zona merah akan menjadi prioritas untuk dilakukan pembersihan," katanya.

Ia menjelaskan pembersihan diawali dengan penyemprotan di seluruh area tempat ibadah sebelum akhirnya di keringkan dengan kain pel.

Selain pembersihan, kata dia, petugas juga menyampaikan sosialisasi dan imbauan kepada jemaah agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

Ia menambahkan petugas kepolisian juga ikut diperbantukan dalam pelaksanaan kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di kabupaten tersebut.

Demak menjadi salah satu daerah yang masih masuk dalam status zona merah selain Kota Semarang dan Kabupaten Jepara.
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar