IAIN Pekalongan Pelopor Kampus Tangguh Nusantara

id IAIN Pekalongan, Kampus Tangguh Nusantara

IAIN Pekalongan Pelopor Kampus Tangguh Nusantara

Rektor IAIN Pekalongan Ade Dedi Rohayana bersama Wakil Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid dan Kapaolres Pekalongan AKBP Egy Andrian Suez berfoto bersama setelah mencanangkan Pelopor Kampus Tangguh Nusantara Candi. (ANTARA/Kutnadi)

Pekalongan (ANTARA) - Institut Agama Islam Negeri Pekalongan, Jawa Tengah, mencanangkan Pelopor Kampus Tangguh Nusantara Candi sebagai upaya mengantisipasi pencegahan dan penyebaran virus corona jenis baru (COVID-19) di lingkungan kampus.

Rektor IAIN Pekalongan Ade Dedi Rohayana di Pekalongan, Kamis mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan secara ketat di lingkungan kampus dengan membentuk gugus tugas agar bisa diterapkan secara konsisten.

"Kami juga akan membentuk gugus tugas serta melatih bagian umum dan satpam agar semua warga kampus dapat menjalankan prosedur pencegahan COVID-19 secara konsisten. Apabila ada warga kampus yang tidak menerapkan protokol kesehatan seperti tidak memakai masker atau dijumpai suhu badannya tinggi melebihi 37 derajat celcius maka akan disuruh pulang ke rumah," katanya.

Wakil Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan yang hadir dalam acara itu mengatakan pemkot mengapresiasi atas dicanangkannya IAIN Pekalongan sebagai percontohan Kampus Tangguh Nusantara bagi kampus-kampus lainnya di Jawa Tengah.

"Kami mengapresiasi program kampus tangguh ini karena ini baru pertama kampus IAIN Kota Pekalongan menjadi percontohan dalam menerapkan protokol kesehatan. Ini patut diapresiasi dan sangat dibanggakan," katanya.

Afzan berpesan IAIN Pekalongan agar menyiapkan langkah antisipasi ketika nantinya kegiatan belajar mengajar mulai diaktifkan kembali di era tatanan normal baru.

"Tinggal konsistensi menjalankan protokol kesehatan terutama saat kegiatan belajar mengajar sudah dimulai kembali dengan banyaknya mahasiswa, bagaimana pengaturannya untuk diantisipasi seperti pemenuhan sarana tempat cuci tangan, pemakaian masker, dan pengaturan jaga jarak di ruangan," katanya.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Pekalongan Kota Kompol Gangsar Subagyo mengatakan pencanangan IAIN Kota Pekalongan sebagai Kampus Tangguh Nusantara Candi merupakan pilot project pertama di Jawa Tengah yang diinisiasi melalui Satuan Binmas Polres Pekalongan Kota.

"Tujuan pembentukan Kampus Tangguh Nusantara ini adalah menekan penularan COVID-19 mengingat pandemi ini belum berakhir dan sangat berdampak pada beberapa sektor kehidupan masyarakat, baik kesehatan, ekonomi, dan pendidikan," katanya.

Ia menambahkan melalui pencanangan Kampus Tangguh Nusantara ini diharapkan wilayah kampus, mulai dari mahasiswa, karyawan, dosen, dan warga mampu melakukan pencegahan COVID-19 secara mandiri dan ketat.
Pewarta :
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar