Mahasiswa UNS ciptakan aplikasi manajemen banjir

id UNS, aplikasi manajemen banjir

Mahasiswa UNS ciptakan  aplikasi manajemen banjir

Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Rizka Lailatul Rohmah. (ANTARA/Aris Wasita)

Solo (ANTARA) - Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Rizka Lailatul Rohmah menciptakan aplikasi manajemen banjir untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai penanganan bencana.

"Aplikasi ini bernama Surakarta Flood Management (Sura FM)," kata Rizka di Solo, Senin.

Ia mengatakan pemahaman manajemen bencana diperlukan agar masyarakat paham mengenai alur dan manajemen bencana dari awal hingga akhir.

"Hal ini meliputi pencegahan, penanganan, dan pemulihan. Harapannya dapat meningkatkan kapasitas masyarakat saat menghadapi banjir untuk menghindari korban jiwa dan meminimalisasi kerugian," kata mahasiswa D4 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Sekolah Vokasi (SV) UNS itu.

Ia mengatakan aplikasi tersebut didesain dengan tampilan yang sederhana namun menarik dengan tetap memperhatikan kemudahan dari pengguna.

Tampilan beranda aplikasi tersebut, kata dia, berisi beberapa menu yang ada dalam aplikasi Sura FM.

Selain itu, terdapat sambutan berisi tanggal, suhu, serta lokasi. Selain itu, terdapat juga "headline news" yang disoroti pada tampilan halaman awal.

"Dalam aplikasi juga mencakup informasi manajemen bencana yang meliputi manajemen risiko, mitigasi, persiapan, respons, dan pemulihan pascabencana," katanya.

Selanjutnya, cara kerja aplikasi tersebut dengan memberikan informasi mengenai ketinggian air di pintu pantauan yang diukur dengan "water level sensor".

"Setelah ketinggian air mencapai batas pada 'water level sensor', data tersebut dikirimkan secara langsung. Masyarakat akan mendapatkan notifikasi apabila status telah berubah, misalnya dari siaga 2 menuju siaga 3 sehingga masyarakat bisa memperoleh informasi secara dini mengenai status banjir," katanya.

Pada aplikasi tersebut juga terdapat menu "evacuation map" yang dapat membantu untuk mencari rute yang aman untuk evakuasi menuju titik kumpul.

"Selain itu juga terdapat menu panduan yang berisi materi mengenai manajemen bencana, mulai dari hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum banjir hingga hal-hal yang perlu diperhatikan pascabanjir," katanya.

Atas aplikasinya tersebut, mahasiswa tersebut berhasil meraih juara 1 Mahasiswa Berprestasi Diploma UNS dan dalam waktu dekat akan mewakili UNS dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional 2020.

Baca juga: Mahasiswa UNS ciptakan aplikasi "Tuker Sampah"huuh
Baca juga: Mahasiswa Unnes ciptakan lampu hias dari limbah botol dan tempurung
Baca juga: Mahasiswa UMP ciptakan celana terapi bagi balita berkaki X/O
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar