Simona Halep kemungkinan besar absen di US Open

id Simona Halep,Simona ,Rumania,Petenis putri peringkat dua dunia

Simona Halep kemungkinan besar absen di US Open

Petenis Rumania Simona Halep beraksi saat melawan petenis Ukraina Elina Svitolina pada turnamen tenis WTA Tours Finals di Shenzhen Bay Sports Center, provinsi Guangdong, China, Rabu (30/10/2019). (REUTERS/ALY SONG)

Jakarta (ANTARA) - Petenis putri peringkat dua dunia asal Rumania Simona Halep kemungkinan besar tidak akan berpartisipasi dalam turnamen US Open 2020 walaupun diberlakukan protokol kesehatan yang ketat terkait pandemi COVID-19.

“Semua orang masih menunggu pengumuman resmi mengenai rincian penyelenggaraan US Open dan juga keseluruhan tur musim ini,” papar juru bicara Simona Halep dikutip dari Reuters, Rabu.

“Namun jika US Open tetap digelar dengan protokol yang ketat, maka seperti yang sering dikatakan Simona berulang kali, dia tidak akan berpartisipasi dalam turnamen itu,” kata juru bicara.

Baca juga: Kyrgios nilai pelaksanaan US Open sesuai jadwal bukan keputusan tepat
Baca juga: US Open tetap digelar meski tanpa penonton


Asosiasi Tenis Amerika Serikat (USTA) telah mendapatkan lampu hijau untuk menggelar US Open di New York sesuai jadwal yang telah ditetapkan, yakni mulai 31 Agustus hingga 13 September 2020.

Gubernur New York Andrew Cuomo menegaskan USTA akan melakukan tindakan pencegahan secara ekstra guna melindungi seluruh pemain dengan cara menggelar tes COVID-19, membersihkan seluruh ruangan secara berkala dan menyediakan lebih banyak ruang ganti serta akomodasi lainnya.

Pekan lalu, pelatih Simona, Darren Cahill, mengungkapkan bahwa protokol yang akan diberlakukan dalam US Open sangat ketat dan sepertinya perempuan peraih dua gelar juara Grand Slam itu akan merasa keberatan.

“Situasi ke depan masih bisa berubah-ubah dan semua pemain punya kesempatan sampai bulan Juli untuk memutuskan apakan akan tampil di US Open atau tidak, termasuk Simona,” tutur sang juru bicara.

Sementara itu, petenis putra nomor satu dunia Novak Djokovic beserta rekannya Ash Barty mengkhawatirkan pelaksanaan turnamen Grand Slam tersebut.

Bahkan, petenis asal Australia Nick Kyrgios menilai USTA telah membuat keputusan sepihak dengan tetap menggelar US Open sesuai jadwal.

Baca juga: Venus Williams bermimpi lengkapi Grand Slam meski menginjak usia ke-40
Baca juga: Thiem juara di Belgrade, Djokovic hanyut dalam emosi

 

Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar