Sejumlah mal di Solo siap sambut normal baru

id Normal baru, mal

Sejumlah mal di Solo siap sambut normal baru

Sejumlah petugas di SGM sedang mengikuti rapid test. (ANTARA/HO/Humas SGM)

Solo (ANTARA) -
Sejumlah mal di Kota Solo bersiap menyambut kebijakan normal baru dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini.

"Beberapa waktu lalu kami sudah menyelenggarakan 'rapid test' bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta, ini salah satu upaya dalam menyambut normal baru," kata General Manager Solo Grand Mal (SGM) Bambang Sunarno di Solo, Jumat.

Terkait upaya tersebut, pihaknya ingin memberikan jaminan kenyamanan kepada para pengunjung sehingga pengunjung tidak perlu khawatir untuk berbelanja.

Sebagaimana diketahui, dikatakannya, SGM telah mengadakan "rapid test" pada Kamis (5/6). Pada "rapid test" tersebut diambil 40 sampel, baik dari mitra kerja yang terdiri dari security, cleaning service, petugas parkir, petugas toilet, kasir anchor tenant, maupun manajemen yang bertugas bertemu pelanggan dan tenant.

"Dari puluhan sampel tersebut tidak ditemukan hasil reaktif," katanya.

Dari sisi kapasitas, pihaknya memastikan sejauh ini masih dalam kondisi aman untuk jaga jarak karena rata-rata jumlah pengunjung harian saat ini masih jauh dari kapasitas normal seperti sebelum pandemi COVID-19.

Perwakilan Public Relations SGM Ni Wayan Ratrina mengatakan kapasitas pengunjung di mal tersebut sekitar 25.000 kunjungan. Meski demikian, saat ini jumlah pengunjung hanya sekitar 10.000-15.000 orang/hari.

"Kami selalu memantau kondisi mal karena kan tidak boleh ramai pengunjung. Kami berupaya tetap mengatur jaga jarak meskipun nanti ada penerapan normal baru," katanya.

Salah satunya di lantai yang menjadi pusat jajanan, dikatakannya, ada pengurangan jumlah kursi. Jika biasanya sebanyak 500 kursi, untuk saat ini hanya 300 kursi.

"Dengan demikian pembatasan pengunjung berlaku otomatis seiring pengurangan kursi tersebut," katanya.

Sementara itu, Chief Marcomm Solo Paragon Lifestyle Mall Veronica Lahji mengatakan sejauh ini belum melakukan pembatasan kunjungan mengingat jumlah pengunjung saat ini masih jauh di bawah normal.

Ia mengatakan biasanya jumlah pengunjung di mal tersebut sekitar 4.000-5.000 orang/hari. Meski demikian, untuk saat ini masih di bawah 50 persen dari jumlah normal.

Baca juga: Posko terpadu di mall Kudus mulai dioperasikan jelang "new normal"
Baca juga: Pasar-mal di Kudus jadi tempat uji coba penerapan normal baru


 
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar