Pasien sembuh COVID-19 di Banjarnegara bertambah, kini 22 orang

id covid,kabar baik,berita baik,sembuh dari covid,sembuh

Pasien sembuh COVID-19 di Banjarnegara bertambah, kini 22 orang

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono (ANTARA/HO - Humas Pemkab Banjarnegara)

Banjarnegara (ANTARA) - Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah Budhi Sarwono menginformasikan bahwa total pasien positif COVID-19 di wilayah setempat yang telah dinyatakan sembuh berjumlah 22 orang.

"Secara kumulatif terdapat 36 pasien positif COVID-19, 14 pasien masih dirawat di sejumlah rumah sakit, 22 pasien dinyatakan sembuh dan masih ada 11 pasien yang masih menunggu hasil SWAB," katanya di Banjarnegara, Rabu.

Bupati mengatakan pihaknya masih terus berupaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di wilayah itu.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di wilayah Banjarnegara," katanya.

Bupati menambahkan warga dapat berperan aktif dengan selalu menggunakan masker bila ke luar rumah, rutin melakukan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, selalu menjaga jarak fisik dan yang terpenting adalah tetap diam di dalam rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

"Ikuti selalu imbauan dari pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19, selalu menerapkan protokol kesehatan, jangan berkerumun dan tetap berada di rumah bila tidak ada keperluan mendesak," katanya.

Bupati berharap dengan adanya dukungan dari seluruh masyarakat maka upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di wilayah setempat dapat berjalan optimal.

Dia menambahkan pihaknya saat ini juga tengah menggencarkan pemeriksaan rapid test di sejumlah lokasi.
 

"Kami melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara baru saja menggelar rapid test di Pasar Mandiraja bagi para pedagang dan pengunjung," katanya

Hal itu dilakukan karena ada peningkatan kegiatan keramaian di tempat umum beberapa waktu belakangan.

Dia mengatakan kegiatan rapid test tersebut berlangsung dengan sangat lancar dan juga kondusif.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara Ahmad mengatakan bahwa sasaran utama pemeriksaan adalah para pedagang dan pengunjung yang tidak memakai masker di lingkungan Pasar Mandiraja.

"Pemeriksaan dilakukan secara acak terhadap 50 hingga 60 orang yang terdiri dari pedagang dan juga para pengunjung pasar," katanya.

 

Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar