Pemkot Pekalongan pastikan harga sembako stabil

id Pemkot Pekalongan,Harga bahan pokok

Pemkot Pekalongan pastikan harga sembako stabil

Tim Pengawasan Barang Beredar Pemerintah Kota Pekalongan sedang melakukan pengecekan barang di sebuah toko. Pemkot Pekalongan memastikan harga barang, khususnya kebutuhan pokok masih stabil menjelang Lebaran 2020. ANTARA/HO/Dokumentasi Humas Kota Pekalongan

Pekalongan, Jateng (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, memastikan harga kebutuhan pokok stabil menjelang Lebaran 2020 karena stok melimpah dan tingkat permintaan stagnan.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Pekalongan Sri Haryati di Pekalongan, Rabu, mengatakan berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) Tim Pengawasan Barang Beredar, harga barang, khususnya kebutuhan pokok di pasaran stabil menjelang Lebaran.

"Kendati demikian, ada sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan seperti bawang merah dan penurunan harga seperti cabai," katanya.

Menurut dia, harga gula pasir pada awal April sempat mencapai Rp17 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp15 ribu/kilogram, meski masih di atas harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp12.500/kilogram.

Kemudian, harga minyak goreng curah berdasarkan pantauan pengawasannya pada Mei 2020 sebesar Rp10 ribu/liter kini naik menjadi Rp12 ribu/kilogram, serta minyak goreng kemasan dan daging masih cukup stabil.

"Adapun kenaikan harga kebutuhan pokok yang cukup tinggi adalah daging ayam ras yang semula hanya Rp30 ribu/kilogram naik Rp40 ribu/kilogram," katanya.

Haryati mengatakan harga telur ayam pada awal Mei 2020 mencapai sekitar Rp21 ribu/kilogram tetapi dalam sepekan terakhir ini turun menjadi Rp19 ribu/kilogram karena pasokannya cukup melimpah namun permintaan dari masyarakat cenderung turun.

Turunnya harga ayam ini, kata dia, juga diikuti cabai besar dan keriting yang semula mencapai Rp20 ribu/kilogram turun menjadi Rp15 ribu/kilogram, cabai rawit dan merah semula Rp25 ribu/kilogram turun Rp20 ribu/kilogram.

"Adapun, untuk harga bawang merah kini cukup mahal karena saat ini mencapai sekitar Rp60 ribu/kilogram. Naiknya harga bawang merah ini karena daerah penghasil bawang merah seperti Kabupaten Brebes membatasi pembelian dari daerah lain," katanya.

Baca juga: Pasokan melimpah, harga sembako dan cabai di Pekalongan stabil

Baca juga: Pemkot Pekalongan jamin stok pangan aman menjelang Ramadhan
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar