Pemkab Purbalingga segera salurkan 500 paket sembako untuk PKL

id bantuan

Pemkab Purbalingga segera salurkan 500 paket sembako untuk PKL

Pemerintah Kabupaten Purbalingga menerima 500 paket sembako dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto (ANTARA/HO - Humas Pemkab Purbalingga)

Paket sembako ini merupakan bantuan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto dalam rangka program sosial

Purbalingga (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, akan menyalurkan sebanyak 500 paket sembako untuk pedagang kaki lima di wilayah setempat yang terdampak COVID-19.

"Paket sembako ini merupakan bantuan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto dalam rangka program sosial," kata Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi di Purbalingga, Rabu.

Bupati menambahkan sesuai dengan hasil kesepakatan bersama maka paket bantuan tersebut akan diserahkan kepada para PKL dalam waktu dekat ini.

"Kami menyampaikan terima kasih atas kepedulian Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto kepada masyarakat Purbalingga yang terdampak COVID-19," katanya.

Baca juga: BP Jamsostek Magelang bantu sembako kepada pekerja dirumahkan

Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Purwokerto Samsun Hadi menambahkan bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak COVID-19.

Pasa masa yang akan datang, kata dia, Bank Indonesia juga akan turut andil dalam pemulihan ekonomi atas dampak COVID-19 ini.

Di antaranya program-program untuk mendorong UMKM ketika aktifitas perekonomian sudah kembali normal seperti semula.

"Selain itu kami juga akan menurunkan suku bunga 7-Days Repo, tujuannya adalah menambah dana yang beredar di masyarakat yang kemudian bersirkulasi dalam kegiatan ekonomi. Ini akan melonggarkan, sehingga masyarakat terdampak bisa tetap beraktifitas dan mengurangi beban baik suku bunga pinjaman ataupun yang lainnya," katanya.

Terkait dengan berlangsungnya bulan Ramadhan dan menyambut Idul Fitri, tambah dia, Bank Indonesia Purwokerto juga telah menyediakan uang tunai sebanyak Rp3,3 triliun kepada bank-bank yang ada.

"Menurutnya, dana sebesar itu disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan selama bulan Ramadhan dan Idul fitri. Selain itu juga sebagai antisipasi kebijakan stimulus pemerintah yang dilakukan di wilayah eks-Karesidenan Banyumas selama penanganan dampak wabah COVID-19," katanya.

Baca juga: PLN berikan sembako ke pensiunan terdampak COVID-19
Baca juga: Pekerja dirumahkan dan di-PHK, BPJAMSOSTEK Semarang Majapahit bantu sembako

Pewarta :
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar