PMI bagikan 2.170 paket sembako kepada warga terdampak COVID-19

id PMI bagikan 2.170 paket, kebutuhan pokok untuk masyarakat, terdampak COVID 19

PMI bagikan 2.170 paket sembako kepada warga terdampak COVID-19

Ketua PMI Kabupaten Kudus Rina Budhy Ariani saat menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan kecamatan di Kantor PMI Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (27/4/2020). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Ribuan paket kepokmas tersebut dibagikan melalui masing-masing kecamatan di Kabupaten Kudus.
Kudus (ANTARA) - PMI Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, membagikan 2.170 paket kebutuhan pokok masyarakat kepada warga miskin dan warga yang terdampak pandemi penyakit virus corona (COVID-19).

Menurut Ketua PMI Kabupaten Kudus Rina Budhy Ariani di Kudus, Senin, ribuan paket kepokmas tersebut dibagikan melalui masing-masing kecamatan di Kabupaten Kudus.

Melalui pemerintah kecamatan, diharapkan bisa tepat sasaran karena merekalah yang lebih mengetahui warganya yang memang membutuhkan.

Bakti sosial pembagian paket kebutuhan pokok masyarakat tersebut, digelar dalam rangka Hari Kartini.

"Ribuan paket bantuan tersebut merupakan uang hasil sumbangan jajaran PMI beserta sejumlah donatur," ujarnya.

Baca juga: Wabup Batang "bergerilya" serahkan bantuan 700 paket sembako

Selain untuk warga miskin atau warga terdampak COVID-19, bantuan yang berisi beras,  minyak goreng, dan mi instan tersebut juga diberikan untuk para relawan PMI.

PMI Kudus juga membagikan sabun cuci tangan, masker serta toren air untuk kelengkapan cuci tangan untuk masing-masing kecamatan di Kudus.

Sebelumnya, PMI Kabupaten Kudus juga turut membantu penanganan COVID-19 dengan melakukan penyemprotan sejumlah fasilitas umum dengan disinfektan.

PMI Kabupaten Kudus juga telah menyumbang sembilan tempat cuci tangan, seperti di Kecamatan Jati ditempatkan di Terminal Bus Getas Pejaten, serta bantuan 268 nasi kotak untuk masyarakat terdampak COVID-19.

Sementara untuk warga yang menjalani karantina, PMI Kabupaten Kudus juga memberikan bantuan perlengkapan mandi, makanan tambahan, masker dan sabun cuci tangan.

"Kami juga memberikan program pendampingan Psyco Sosial Program (PSP) dan penyuluhan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) bagi warga yang menjalani karantina di Rusunawa dan Balai Diklat Sonya Wareh," ujarnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat terdampak COVID-19 dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari. 

Baca juga: Pertamina berikan 200 paket APD ke RS di Semarang
Baca juga: PSSI berjanji dana bantuan FIFA Rp7,7 miliar diigunakan tepat sasaran
Pewarta :
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar