Laga semifinal Piala Jerman ditunda

id Piala Jerman,Piala Jerman ditunda, wabah virus corona,virus corona, corona

Laga semifinal Piala Jerman ditunda

Penjaga gawang Bayern Munich Manuel Neuer (kiri) berusaha menangkap bola tendangan dari pemain Schalke 04 Guido Burgstaller (kedua kiri) pada pertandingan babak perempatfinal Piala Jerman di Veltins Arena, Gelsenkirchen, Jerman, Selasa (3/3/2020). Gol tunggal Joshua Kimmich ke gawang Schalke 04 membawa klub Bavaria tersebut melaju ke babak semifinal. ANTARA FOTO/REUTERS/Wolfgang Rattay/wsj.

Jakarta (ANTARA) -  Pertandingan babak semifinal Piala Jerman yang sedianya digelar akhir April akan ditunda hingga pemberitahuan selanjutnya dikarenakan wabah virus corona, demikian asosiasi sepak bola Jerman, Jumat waktu setempat

"Situasi saat ini kemungkinan belum berubah dan sepak bola tak akan bisa digelar di tanggal kejuaraan yang telah ditentukan," pernyataan resmi DFP seperti dikutip AFP.

"Dari perspektif olah raga, rencana dan persiapan tak akan memungkinkan bagi para klub."

Baca juga: Tim strata keempat Saarbruecken jadi semifinalis pertama Piala Jerman
Baca juga: Gol tunggal Kimmich bawa Bayern melaju ke semifinal Piala Jerman
Baca juga: Leverkusen melenggang ke semifinal Piala Jerman
Baca juga: Frankfurt benamkan Bremen untuk capai semifinal Piala Jerman


Juara bertahan Bayern Munich tadinya dijadwalkan bertemu dengan juara Piala Jerman 2018 Eintracht Frankfrut pada 21 April, sedangkan Bayern Leverkusen menghadapi Saarbruecken, tim dari liga kasta keempat yang mencapai babak empat besar untuk pertama kalinya, pada hari selanjutnya.

Sedangkan partai final dijadwalkan pada 23 Mei.

Kompetisi sepak bola di tiga liga teratas Jerman juga ditunda hingga 30 April dan sebagian besar klub telah menangguhkan latihan mereka.

Liga Sepak Bola Jerman DFL telah meminta para klub untuk tak melanjutkan latihan hingga pertengahan April, demikian diberitakan media setempat.

Baca juga: Penangguhan Bundesliga resmi diperpanjang hingga 30 April


 

Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar