Korban tenggelam di Sungai Cikawung Cilacap masih dalam pencarian

id basarnas cilacap,korban tenggelam,sungai cikawung

Korban tenggelam di Sungai Cikawung Cilacap masih dalam pencarian

Tim SAR gabungan saat melakukan penyisiran menggunakan perahu karet guna mencarin korban tenggelam di Sungai Cikawung, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Senin (23/3/2020). ANTARA/HO-KPP Cilacap

Cilacap (ANTARA) - Korban tenggelam di Sungai Cikawung, Desa Bantarpanjang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, masih dalam pencarian, kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Cilacap I Nyoman Sidakarya.

"Hingga Senin (23/3) sore kemarin, korban atas nama Suparno (76), warga Desa Bantarpanjang RT 04 RW 08, Kecamatan Cimanggu, Cilacap, belum ditemukan sehingga operasi SAR (pencarian dan pertolongan, red.) dihentikan sementara dan dilanjutkan pagi ini," katanya di Cilacap, Selasa.

Ia mengatakan dalam operasi pencarian dan pertolongan pada hari ketiga, Selasa (24/3), tim SAR gabungan dibagi menjadi dua search and resue unit (SRU).

Menurut dia, SRU 1 melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu landing craft rubber (LCR), sedangkan SRU 2 melakukan penyisiran melalui jalur darat.

Baca juga: Seorang petani asal Cimanggu tenggelam di Sungai Cikawung Cilacap

"SRU 1 maupun SRU 2 melakukan penyisiran dari lokasi kejadian ke arah hilir sampai di jembatan Kali Bantar, Kecamatan Wanareja, Cilacap, dengan jarak lebih kurang 28 kilometer," katanya.

Lebih lanjut, Nyoman mengakui operasi pencarian dan pertolongan korban tenggelam di Sungai Cikawung terkendala oleh arus yang deras dan visibilitas nol serta banyaknya ranting dan bronjong kawat.

Kendati demikian, dia mengatakan tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut tetap berupa mencari dan menolong korban.

"Operasi SAR ini melibatkan personel Basarnas KPP Cilacap, Polsek Cimanggu, Koramil Cimanggu, BPBD Cilacap, SAR MTA, MDMC, Linmas, serta dibantu keluarga korban dan masyarakat setempat," katanya.

Seperti diwartakan, peristiwa yang dialami Suparno (76) terjadi pada hari Minggu (22/3), sekitar pukul 08.00 WIB, saat korban menyeberangi Sungai Cikawung untuk beraktivitas di sawah.

Akan tetapi nahas, korban justru hanyut terbawa arus sungai yang kondisi airnya saat itu sedang tinggi. Korban yang terseret arus sungai itu akhirnya hilang akibat tenggelam.

KPP Cilacap yang menerima informasi kejadian tersebut dari personel Babinsa Bantarpanjang segera memberangkatkan satu regu Basarnas ke lokasi kejadian untuk menggelar operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban.
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar