Messi, Ronaldo dan Neymar bergaji tertinggi di dunia

id Lionel Messi,Cristiano Ronaldo,ronaldo,Neymar ,bergaji tertinggi di dunia

Messi, Ronaldo dan Neymar bergaji tertinggi di dunia

Pemain Barcelona Lionel Messi masih menjadi pesepak bola dengan gaji paling tinggi di dunia. (AFP/LLUIS GENE)

Jakarta (ANTARA) - Lionel Messi, Cristiano Ronaldo dan Neymar masih menjadi pesepak bola berbayaran paling tinggi di dunia, kata majalah France Football dalam satu penelitiannya seperti dikutip AFP, Selasa.

Penelitian ini memperkirakan pendapatan pemain-pemain berbayaran tertinggi di dunia dengan menambahkan perkiraan gaji dan pendapatan kotor mulai dari hak cipta sampai bonus yang diperoleh musim lalu.

Hasilnya, French Football menghitung total pendapatan tahunan bintang Barcelona Messi sebesar 131 juta euro (Rp2,3 triliun).

Angka itu membuat pesepak bola Argentina tersebut berada di atas Ronaldo yang menempati peringkat kedua dalam daftar karena bintang Portugal ini memiliki pendapatan 118 juta euro (Rp2,1 triliun).

Baca juga: Segini gaji yang harus dikeluarkan Barcelona per tahun

Baca juga: Rata-rata gaji pemain Barcelona, Rp540,8 juta perhari!


Bintang Paris Saint-Germain asal Brasil, Neymar, yang pindah ke Prancis dari Barcelona sebagai pemain termahal di dunia pada 2017, berada pada urutan ketiga dengan total pendapatan 95 juta euro (Rp1,6 triliun), tepat di atas bintang Real Madrid Gareth Bale yang menempati urutan keempat karena bintang Wales ini mendapatkan total pendapatan per tahun 38,7 juta euro (Rp691 miliar).

Sementara itu, menurut majalah Prancis itu, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone menjadi pelatih dengan gaji tertinggi di dunia dengan 40,5 juta euro (Rp723 miliar), tepat di atas Antonio Conte dari Inter Milan yang bergaji 30 juta euro (Rp535 miliar)dan Pep Guardiola di Manchester City yang berpendapatan 27 juta euro (Rp482 miliar).

Baca juga: Pesepak bola putri Spanyol akan mogok, prostes soal gaji

Baca juga: China batasi gaji pemain sepak bola Rp21 miliar setahun


 

Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar