Pemkab periksa suhu tubuh penumpang bus tujuan Jepara

id covid 19

Pemkab periksa suhu tubuh penumpang bus tujuan Jepara

Pemeriksaan terhadap penumpang bus yang masuk Kabupaten Jepara. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Jepara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Jepara mencegah penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) dengan menghentikan semua bus maupun mobil pengangkut penumpang yang masuk ke Jepara dengan memeriksa suhu tubuh serta menyemprot disinfektan kendaraannya.

"Untuk antisipasi tersebut, dibuatkan dua posko yang menjadi pintu masuk Kabupaten Jepara, yakni di Sub Terminal Welahan dan di Kecamatan Mayong," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Arwin Noor Isdianto di Jepara, Senin.

Adapun anggota pos komando (Posko) terdiri dari unsur Dinas Kesehatan, BPBD, Dishub, TNI dan Polri beserta relawan yang disiagakan selama dua pekan ke depan.

Ia mengungkapkan setiap posko disediakan petugas yang bertugas selama 24 jam dengan tugas yang dibagi menjadi dua sif, untuk sif pertama mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB dan sif kedua mulai pukul 18.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.

Setiap sif jaga, terdiri dari tim medis, tim penyemprot disinfektan, pengamanan, pencatat dan pengatur lalu lintas serta petugas di bidang lainnya.

Baca juga: Objek wisata ditutup, biro wisata di Banyumas hormati kebijakan pemerintah

Baca juga: Pertamina bantu sterilkan 31 titik Fasum di Semarang

Baca juga: Pemulangan WNI dari China, berangkat sehat, pulang sehat


Camat Mayong Sri Patmini menambahkan pada hari Minggu (22/3) tercatat 75 kendaraan bermotor yang didominasi bus penumpang serta hari ini (23/3) tercatat ada 17 bus dan tiga travel.

Prosedurnya, lanjut dia, semua kendaraan yang berasal dari luar kota diminta untuk dihentikan sementara, kemudian semua penumpang diminta turun untuk mencuci tangan atau memakai cairan pembersih tangan atau "hand sanitizer", kemudian bus pengangkut penumpang dilakukan penyemprotan disinfektan.

"Setiap penumpang juga dilakukan pemindaian suhu tubuh dan bagi penumpang dengan suhu tubuh hingga 37,6 derajat Celcius mendapatkan pengarahan agar ketika sampai di rumah untuk melakukan isolasi secara mandiri selama 14 hari dengan tidak bepergian ke sejumlah tempat," ujarnya.

Apabila muncul gejala-gejala klinis, maka disarankan untuk memeriksakan diri rumah sakit atau layanan kesehatan terdekat.

Ia mencatat hingga kini belum ditemukan penumpang dengan suhu tubuh lebih dari 38 derajat Celcius. 
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar