Negatif COVID-19, tiga PDP di RSMS Purwokerto dipulangkan

id RSMS Purwokerto, ruang isolasi, negatif corona,penanganan corona,virus corona,corona,covid 19,2019 ncov,novel coronaviru

Negatif COVID-19, tiga PDP di RSMS Purwokerto dipulangkan

Ilustrasi - Petugas keamanan berjaga di depan ruang isolasi RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (6/3/2020). ANTARA/Sumarwoto

Purwokerto (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto, Jawa Tengah memulangkan tiga pasien dalam pengawasan (PDP) karena dinyatakan negatif dari infeksi virus corona atau COVID-19. 

"Kami telah menerima hasil pemeriksaan swab yang dilakukan oleh Balitbangkes Kemenkes. Hasilnya, PDP berinisial I, K, dan H dinyatakan negatif SARS-CoV-2 atau COVID-19," kata  Direktur RSMS Purwokerto dr. Tri Kuncoro, M.M.R. di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat sore.

Ia mengatakan PDP berinisial H diperbolehkan pulang pada Jumat, pukul 14.00 WIB, disusul K pada pukul 15.00 WIB, dan I pada pukul 15.30 WIB.

Baca juga: Presiden: Pemerintah siapkan dua jenis obat untuk COVID-19

Pihaknya juga telah menerima hasil pemeriksaan swab salah seorang PDP asal Kabupaten Kebumen yang meninggal dunia pada Sabtu (14/3) dan hasilnya dinyatakan negatif COVID-19.

PDP asal Kebumen tersebut dirujuk ke RSMS Purwokerto pada Sabtu (14/3), pukul 03.00 WIB, meninggal dunia pada pukul 15.45 WIB.

"Dengan demikian, hingga hari Jumat, pukul 15.30 WIB, RSMS Purwokerto masih menangani dua PDP di ruang isolasi. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan swab yang dilakukan oleh Balitbangkes Kemenkes," katanya.

Ia mengatakan dua PDP itu terdiri atas seorang pria berinisial O yang datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSMS Purwokerto pada Minggu (15/3), pukul 12.05 WIB, dengan keluhan pusing dan nyeri saat menelan serta diketahui baru melakukan perjalanan dari Semarang dan Solo, serta seorang pria berinisial S yang masuk RSMS Purwokerto pada Minggu (15/3) setelah dirujuk oleh salah satu rumah sakit di Banyumas dan diketahui baru pulang umrah pada 10 Maret 2020.

Dia  mengatakan PDP berinisial O saat ini dalam kondisi umum yang cukup baik, masih pusing, tidak nafsu makan, timbul bintik-bintik di kulit, dan batuk mulai Jumat sore, sedangkan tanda-tanda vitalnya di antaranya berupa tekanan darah 108/70 dan suhu badan 38 derajat Celcius.

Kondisi umum PDP berinisial S kesadarannya CM (Compos Mentis atau normal), sesak napas sedikit berkurang, dan nyeri pinggang berkurang, sedangkan tanda-tanda vital di antaranya tekanan darah 118/58 dan suhu badan 36,9 derajat Celcius.

"Kami telah mengirimkan sampel swab PDP berinisial O dan S ke Balitbangkes Kemenkes pada tanggal 17 Maret 2020, sekarang masih menunggu hasilnya," kata Tri Kuncoro.

Baca juga: Pemerintah sudah siapkan 2.000 perangkat pemeriksaan cepat COVID-19
Baca juga: Presiden perintahkan realokasi APBN dan APBD atasi COVID-19
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar