734 lembar uang palsu hasil temuan dilaporkan ke Bank Indonesia Semarang

id bi semarang, uang palsu

734 lembar uang palsu hasil temuan dilaporkan ke Bank Indonesia Semarang

Kepala Tim Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Wilayah Bank Indonesia Semarang, Bambang Utomo. ANTARA/Heru Suyitno

Temanggung (ANTARA) - Sebanyak 734 lembar uang palsu telah dilaporkan ke Kantor Wilayah Bank Indonesia Semarang, Jawa Tengah, selama Januari 2020, kata Kepala Tim Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Wilayah Bank Indonesia Semarang, Bambang Utomo.

"Dibanding periode yang sama tahun lalu ada kenaikan, kemungkinan karena ada penundaan laporan dari perbankan di akhir tahun dan baru dilaporkan awal tahun sehingga ada kenaikan pelaporan," katanya di Temanggung, Selasa.

Ia menyampaikan hal tersebut setelah pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri Temanggung, antara lain berupa ratusan lembar uang palsu.

Baca juga: Uang palsu puluhan juta rupiah disita di Temanggung

Bambang menyampaikan laporan perbankan terkait temuan uang palsu di Kantor Wilayah Bank Indonesia Semarang rata-rata 200-300 lembar per bulan.

Ia menuturkan uang palsu yang dilaporkan didominasi pecahan Rp100.000 dan Rp50.000.

"Laporan temuan dari perbankan, jadi tidak diketahui secara spesifik dari daerah mana, laporan itu meliputi kantor wilayah Solo, Semarang, Purwokerto, dan Tegal. " katanya.

Ia menyebutkan sepanjang tahun 2019 terdapat laporan uang palsu sebanyak 18.234 lembar, kemudian tahun 2018 sebanyak 21.254 lembar sehingga ada penurunan uang palsu yang dilaporkan.

Menurut dia laporan uang palsu pada 2019 disebabkan beberapa faktor, antara lain meningkatnya pemahaman masyarakat akan uang palsu sehingga mereka sudah mengetahui uang palsu dan adanya kasus-kasus yang telah ditangani yang berwajib.

"Penanganan kasus uang palsu oleh polisi telah memberikan kontribusi positif, yakni pelaku pemalsu untuk tidak melakukan pemalsuan," katanya.

Bambang menyampaikan teller dan kasir sudah mengetahui ciri-ciri uang palsu, sehingga mereka menolak menerima atau mengamankannya untuk diteliti BI. Jika memang uang itu palsu akan disampaikan ke nasabah.

Dia mengatakan perbandingan antara uang palsu dengan uang asli, sampai saat ini pada kisaran satu berbanding satu juta, artinya diperkirakan ada satu uang palsu dari satu juta uang asli yang beredar di masyarakat.

Baca juga: Polisi periksa pengganda uang palsu di Solo
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar