Susu, salah satu nutrisi membantu tumbuh kembang anak

id susu tumbuh kembang anak

Susu, salah satu nutrisi membantu tumbuh kembang anak

Head of Medical Marketing at Kalbe Nutritionals dr. Muliaman Mansyur. (ANTARA/Istimewa)

Semarang (ANTARA) - Head of Medical Marketing Kalbe
Nutritionals dr. Muliaman Mansyur menyebut susu yang merupakan sumber kalsium, protein, dan lemak terbaik mempunyai peranan penting sebagai salah satu nutrisi untuk membantu tumbuh kembang anak.

"Kalsium sangat penting bagi anak-anak, asupan kalsium yang memadai meningkatkan kepadatan tulang yang optimal yang akan membantu mengoptimalkan tinggi badan remaja dan mengurangi risiko kehilangan tulang di kemudian hari," katanya pada acara Temu Komunitas di Semarang, Jumat (29/2).

Menurut dia, susu dan produk-produk susu adalah sumber makanan penting yang diperkaya berbagai unsur seperti kalsium, vitamin D, vitamin A, vitamin B12, dan zat gizi mikro lainnya.

Faktanya, kata dia, mengonsumsi susu memainkan peranan penting dalam mempertahankan kadar kalsium dan cadangan vitamin D, serta berbagai manfaat kesehatan yang lebih besar berkat berbagai nutrisi yang dikandungnya.

Manfaat utama yang ditawarkan susu mencakup nutrisi otak (brain care),
daya tahan tubuh optimal (body defense), dan pertumbuhan tubuh optimal (body growth).

"Semua kebaikan nutrisi makro-mikro di dalam susu, tidak bisa berdiri sendiri dalam
membentuk Generasi Platinum, harus ada stimulasi yang memaksimalkan tumbuh kembang anak, misalnya aktivitas fisik," ujarnya.

Generasi ini didefinisikan sebagai anak-anak yang lahir sejak tahun 2010 dan sesuai namanya, anak-anak yang lahir pada generasi ini diprediksi menjadi anak-anak yang sangat bernilai, bahkan melebihi generasi emas.

Anak-anak Generasi Platinum hadir pada
saat teknologi komunikasi sudah sangat maju, sehingga mereka memiliki kemampuan yang tinggi dalam mengakses dan memanfaatkan teknologi tersebut.

Generasi ini lebih memiliki kesempatan lebih baik untuk mengembangkan potensinya hingga menjadi manusia yang berkualitas serta produktif.

Terkait dengan hal itu, orang tua harus mampu memberikan stimulasi yang dapat
bersinergi dengan asupan nutrisi yang diberikan kepada anak.

Stimulasi fisik yang tepat akan merangsang pertumbuhan anak menjadi lebih baik dan seperti diketahui, otot menjadi lebih kuat saat digunakan, termasuk pada tulang.

"Pada usia muda, semakin banyak aktivitas yang dilakukan, semakin kuat pula tulang mereka. Setiap jenis latihan fisik sangat bagus untuk anak-anak, tapi yang terbaik untuk tulang mereka adalah kegiatan menahan beban seperti berjalan, berlari, hiking, menari, bola basket, senam, dan sepak bola. Latihan ketahanan seperti angkat beban, juga bisa memperkuat tulang," katanya.

Jadi stimulasi serta nutrisi sama pentingnya dan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut, dan saat ini bisa dipilih alternatif susu cair dalam kemasan praktis.

Business Unit Head Morinaga Liquid Nutrition 
Daru Smaragiri menambahkan susu cair yang bernutrisi harus memiliki serat pangan inulin yang merupakan salah satu jenis karbohidrat yang mengandung serat dan tergolong sebagai prebiotik.

Secara alami, inulin dapat ditemukan pada
berbagai buah-buahan dan sayuran, seperti bawang merah, pisang, bawang putih, gandum, dan serat pangan inulin bermanfaat membantu memelihara fungsi saluran pencernaan agar mendukung pertahanan anak.

"Banyak jurnal dan penelitian ilmiah yang meneliti manfaat serat pangan inulin untuk
meningkatkan mikroflora atau mikrobiota normal di usus sehingga dapat menjaga kesehatan saluran cerna. Dengan terjaganya mikrobiota ini akan membuat pertahanan tubuh anak menjadi lebih kuat terhadap infeksi bakteri dan virus sehingga anak tidak gampang sakit," ujarnya.
 
Pewarta :
Editor: Wisnu Adhi Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar