Pendaftar Panwaslu desa di tiga kabupaten belum terpenuhi

id kuota pendaftar Panwaslu desa, di tiga kabupaten di Jateng belum terpenuhi,bawaslu

Pendaftar Panwaslu desa di tiga kabupaten belum terpenuhi

Anggota Bawaslu Provinsi Jateng Sri Sumanta saat menjadi pembicara pada acara sosialisasi pengawasan partisipatif pada tahun 2020 bersama kaum milenial mahasiswa Universitas Muria Kudus di Kudus, Selasa (25-2-2020). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Kudus (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Tengah mencatat tiga dari 21 kabupaten/kota yang membuka pendaftaran panitia pengawas pemilu (panwaslu) kelurahan/desa kuota pendaftarannya belum terpenuhi.

"Ketiga kabupaten tersebut, yakni Kabupaten Kebumen, Kendal dan Purworejo," kata anggota Bawaslu Jateng Sri Sumanta ditemui di sela-sela menghadiri sosialisasi pengawasan partisipatif pada tahun 2020 bersama kaum milenial mahasiswa Universitas Muria Kudus di Kudus, Selasa.

Ia mengungkapkan tidak semua kelurahan/desa memiliki pendaftar lebih dari satu orang. Padahal, harapannya masing-masing kelurahan/desa minimal dua pendaftar agar mudah dalam seleksi selanjutnya.

Meskipun demikian, dia mencatat tidak ada keluarahan/desa yang benar-benar tidak ada pendaftarnya sama sekali.

Adapun kebutuan tenaga panwaslu di masing-masing desa/kelurahan, kata dia, satu orang.

Baca juga: Panwaslu Minta Panwascam pantau Tingkat Desa

Tahapan para pendaftar setelah dinyatakan lolos administrasi, akan diumumkan ke publik untuk mendapatkan tanggapan.

Sementara itu, kuota pendaftar di masing-masing kelurahan/kota yang belum terpenuhi akan diperpanjang.

Ia memperkirakan masih ada sekitar 50 desa/kelurahan yang masih kekurangan jumlah pendaftar sebagai panwaslu desa/kelurahan.

Persyaratan sebagai calon panwaslu minimal berusia 25 tahun dengan pendidikan minimal SLTA dan tidak terlibat dalam partai politik selama 5 tahun terakhir.
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar