KAI bakal tambah KA di Stasiun Sidareja

id KAI Purwokerto,Stasiun Sidareja

KAI bakal tambah KA di Stasiun Sidareja

Sejumlah anggota komunitas sepeda lipat saat turun dari KA Serayu relasi Purwokerto-Kroya-Sidareja-Kiaracondong-Pasarsenen di Stasiun Sidareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (22/2/2020), sebelum bersepeda santai menuju Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. ANTARA/HO-KAI Purwokerto

Purwokerto (ANTARA) - Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto bakal menambah kereta api yang melayani penumpang di Stasiun Sidareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, kata Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Supriyanto.

"Selama ini, hanya ada 14 kereta api dari arah Jakarta/Bandung maupun Surabaya yang melayani naik-turunnya penumpang di Stasiun Sidareja. Kami sedang mengusulkan agar seluruh kereta api yang melewati Stasiun Sidareja, bisa berhenti di Stasiun Sidareja guna melayani penumpang," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa.

Ia mengatakan jika usulan tersebut disetujui oleh Kantor Pusat PT KAI (Persero), berarti nantinya akan ada 26 kereta api yang melayani penumpang di Stasiun Sidareja.

Baca juga: KAI prediksi penumpang angkutan Lebaran 2020 naik 4-5 persen

Menurut dia, usulan tersebut diajukan karena posisi Stasiun Sidareja cukup dekat dengan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, sehingga akan memudahkan akses bagi masyarakat khususnya pebisnis maupun wisatawan dari luar wilayah Cilacap yang akan ke Pantai Pangandaran.

"Selama ini, wisatawan maupun pebisnis yang akan ke Pangandaran, kebanyakan dari arah Stasiun Banjar. Mereka tidak tahu kalau sebenarnya perjalanan menuju Pantai Pangandaran lebih dekat dari Stasiun Sidareja karena jaraknya lebih kurang 37 kilometer, sehingga jika dibandingkan dari Stasiun Banjar bisa menghemat jarak tempuh sekitar 20 kilometer," jelasnya.

Selain itu, kata dia, Stasiun Sidareja merupakan salah satu stasiun di wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto dengan fasilitas yang cukup memadai bagi pengguna jasa kereta api karena dilengkapi dengan ruang tunggu yang representatif, loket pelayanan tiket, dan area parkir yang luas.

Supriyanto mengatakan 14 kereta api yang selama ini melayani penumpang di Stasiun Sidareja terdiri atas KA 108 Malabar relasi Pasarsenen-Bandung-Sidareja-Malang, KA 332 Kutojaya Selatan relasi Kiaracondong-Sidareje-Kutoarjo, KA 107 Malabar relasi Malang-Sidareja-Bandung-Pasarsenen, KA 326/327 Serayu relasi Pasarsenen-Kiaracondong-Sidareja-Kroya-Purwokerto.

Selain itu, KA 324/321 Serayu relasi Purwokerto-Kroya-Sidareja-Kiaracondong-Pasarsenen, KA 161 Lodaya Pagi relasi Solo-Kroya-Sidareja-Bandung, KA 162 Lodaya Pagi relasi Bandung-Sidareja-Kroya-Solobalapan, KA 331 Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo-Kroya-Sidareja-Kiaracondong, KA 295 Pasundan relasi Kiaracondong-Sidareja-Kroya-Surabayagubeng, KA 296 Pasundan relasi Surabayagubeng-Kroya-Sidareja-Kiaracondong.

Selanjutnya, KA 328/325 Serayu relasi Purwokerto-Kroya-Sidareja-Kiaracondong-Pasarsenen, KA 322/323 Serayu relasi Pasarsenen-Kiaracondong-Sidareja-Kroya-Purwokerto, KA 163 Lodaya Malam relasi Solobalapan-Kroya-Sidareja-Bandung, dan KA 164 Lodaya Malam relasi Bandung-Sidareja-Kroya-Solobalapan.

"Oleh karena potensi wisata di sekitar Kabupaten Cilacap cukup besar, termasuk Pantai Pangandaran yang sudah mendunia, PT KAI (Persero) akan lebih mengembangkan Stasiun Sidareja sebagai titik terdekat menuju pantai. Bahkan, nantinya masyarakat bisa langsung datang ke Stasiun Sidareja untuk mengirimkan paket ke stasiun tujuan dengan menggunakan jasa kereta angkutan barang," katanya.

Dia mengharapkan usulan penambahan kereta api yang melayani penumpang di Stasiun Sidareja dapat segera disetujui dan direalisasikan.

Kendati demikian, dia memperkirakan usulan tersebut baru dapat disetujui seusai masa Angkutan Lebaran 2020. "Mungkin setelah masa Angkutan Lebaran 2020," tegasnya. 

Baca juga: Dirut KAI: Loko Coffee Shop lengkapi kebutuhan pengguna kereta api
Baca juga: KAI perpanjang rute KA Bandara Adi Soemarmo Solo hingga Klaten
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar