ASEAN Para Games 2020 ditunda, dana pelatnas membengkak

id ASEAN Para Games 2020,virus corona,Menpora,Pelatnas

ASEAN Para Games 2020 ditunda, dana pelatnas membengkak

Atlet menembak National Paralympic Committee (NPC), Hanik Pujiastuti (kanan) dan Ratmini (kiri) mengikuti pemusatan di Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (10/02/2020). Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) mengatakan penundaan ASEAN Para Games 2020 yang seharusnya digelar pada 21-27 Maret di Filipina kemungkinan bakal membuat biaya pelatnas paralimpik membengkak. ANTARA/Mohammad Ayudha

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) mengatakan penundaan ASEAN Para Games 2020 yang seharusnya digelar pada 21-27 Maret di Filipina kemungkinan bakal membuat biaya pelatnas paralimpik membengkak.

"Ya ditunda lagi. Ini masalah tuan rumah, bukan di kita. Ini penundaan kedua setelah sebelumnya dari Januari ke Maret, kemudian ada pemberitahuaan lagi akan kembali ditunda dengan waktu yang belum ditentukan," kata Zainudin di Jakarta, Selasa.

Jumlah anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk ASEAN Para Games 2020 adalah Rp80 miliar.

Menurut Plt Deputi IV Kemenpora Candra Bakti, dana ini hanya mampu menutupi biaya kegiatan pelatnas paralimpik sampai Maret sehingga penundaan akan membuat anggaran menjadi kekurangan.

Baca juga: ASEAN Paragames ditunda, begini Indonesia menyikapinya

"Kalau perhitungannya, setiap penambahan bulan pelatnas APG diperlukan Rp10 miliar. Itu pun baru untuk gaji dan akomodasi, di luar biaya try out," kata dia.

Penundaan APG 2020 ini merupakan kedua kalinya setelah sempat diundur dari semula 18-24 Januari menjadi 21-27 Maret dengan alasan kendala keuangan dan logistik.

Pada penundaan pertama, Kemenpora mensiasati anggaran pelatnas APG 2020 dengan mengambil dari Pelatnas Paralimpik 2020, sedangkan pada penundaan kedua ini Kemenpora belum menyiapkan anggaran pelatnas tambahan.

"Ya tentunya karena ini mendadak, siklus penganggaran pemerintah belum menganggarkan untuk tambahan ini," kata Zainuddin.

Baca juga: APG diundur tak pengaruhi semangat para atlet

ASEAN Para Games 2020 yang sedianya digelar pada 21-27 Maret di Filipina kembali diundur di tengah kekhawatiran penyebaran wabah virus corona yang berasal dari Wuhan, China.

"Demi kepentingan kesehatan, keselamatan, dan keamanan para peserta, kami menginfokan keputusan komite yang merekomendasikan penundaan ASEAN Para Games 2020 di tengah risiko wabah virus corona," kata Presiden ASEAN Para Games Filipina (APSF) Osoth Bhavilai dalam pernyataan tertulisnya.

Panitia juga hingga kini masih belum memutuskan penjadwalan ulang penyelenggaraan ASEAN Para Games 2020. Namun mereka memastikan akan mengonfirmasinya kepada APSF dan para anggota NPC Asia Tenggara paling lambat 60 hari sebelum peluncuran APG 2020.

Baca juga: Atlet Asian Para Games peraih perak berniat berangkatkan haji orang tuanya
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar