Gangguan sistem 500 KV, listrik di sebagian wilayah Jateng padam

id listrik padam,gangguan listrik

Gangguan sistem 500 KV, listrik di sebagian wilayah Jateng padam

Ilustrasi - PLTU Karangkandri, Cilacap. ANTARA/Sumarwoto

Purwokerto (ANTARA) - Aliran listrik di sebagian wilayah Jawa Tengah padam akibat adanya gangguan di sistem 500 Kilo Volt (KV), kata Manajer Komunikasi PT PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta Haris.

"Kami belum mendapatkan info resmi, memang ada gangguan pada sistem 500 KV antara Kesugihan dan Pedan," katanya saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa.

Menurut dia, pihaknya belum mendapat informasi yang jelas terkait dengan penyebab padamnya listrik di sebagian wilayah Jateng itu.

Baca juga: Musim hujan, laporan gangguan listrik di Pekalongan naik 50 persen

Dia mengatakan petugas PLN akan segera mengatasi gangguan listrik tersebut agar tidak terlalu lama padam.

"Sementara informasi yang kami dapat, kejadian listrik padam terjadi di sebagian Cilacap, Purwokerto, Magelang, dan sebagian wilayah barat Yogyakarta," jelasnya.

Ia mengatakan pihaknya belum bisa memprediksi waktu yang dibutuhkan untuk menangani gangguan listrik tersebut.

"Yang jelas, petugas PLN akan secepatnya menangani gangguan yang terjadi," tegasnya.

Berdasarkan informasi yang beredar di sejumlah grup Whatshapp, salah satunya Siaga Bencana Cilacap, gangguan tersebut terjadi di Interbus Transformer (IBT) 1,2 Kesugihan pada hari Selasa (11/2), pukul 11.42 WIB, yang diindikasikan adanya trip di PLTU Cilacap 560 Megawatt.

Gangguan tersebut berdampak pada 25 gardu induk (GI) yang tersebar di Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cilacap meliputi GI Stara, GI Lomanis, GI Kebumen, GI Gombong, dan GI Wadaslintang.

Selanjutnya UP3 Purwokerto meliputi GI Rawalo, GI Kalibakal, dan GI Ajibarang, UP3 Tegal di GI Bumiayu, serta UP3 Yogyakarta meliputi GI Wates dan GI Kentungan Trafo 2.

Baca juga: PLN akui tidak mengantisipasi gangguan dua sirkuit
 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar