UMKM sambut positif Hetero Space

id hetero space, ukm,semarang,jateng

UMKM sambut positif Hetero Space

Putri Merdekawati, owner Batik Si Putri Semarang pada peresmian Hetero Space. ANTARA/Nur Istibsaroh

Semarang (ANTARA) - Pelaku industri kreatif dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menyambut baik kehadiran Hetero Space (ruang kerja bersama atau co-working space untuk para industri kreatif serta UMKM) yang terletak di UMKM Center, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah dan telah diresmikan akhir Januari 2020.

Para pelaku UMKM mengaku keberadaan Hetero Space yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memudahkan mereka untuk lebih berkembang lagi.

"Lokasi Hetero Space yang mudah dijangkau menjadikan saya memilihnya sebagai tempat pertemuan bisnis," kata Putri Merdekawati, owner Batik Si Putri Semarang.

Putri mengakui lokasi Hetero Space yang berada dekat pintu keluar tol, menjadikan lebih terjangkau dibandingkan harus ke lokasi galerinya yang berada di Gunungpati.

Baca juga: Jateng sebarkan virus Hetero Space untuk UMKM

Bidang usaha yang digeluti Putri, batik ramah lingkungan dimulai dari bahan yang tidak menggunakan bahan sintetis hingga kemasan yang tidak menggunakan plastik tetapi kertas.

"Bahan yang kami gunakan dari daun dan buah untuk menghasilkan warna hijau, hitam, cokelat. Kemudian dari limbah penggergajian kayu nangka untuk menghasilkan warna kuning atau limbah sabut kelapa untuk menghasilkan warna merah muda," kata Putri.

Untuk mempertahankan konsep ramah lingkungan, lanjut Putri, cairan yang dihasilkan dari proses pembuatan batik pun dapat didaur ulang sehingga airnya dapat kembali dimanfaatkan seperti untuk menyuci atau menyiram tanaman.

Usaha batik Putri yang dirintis pertengahan 2017 tersebut kini telah memiliki enam karyawan dan tidak jarang melibatkan warga setempat dalam sejumlah proses produksi.

"Produk kami ada yang berupa bahan kain batik hingga ready to wear sudah merambah hingga tingkat provinsi, nasional, dan internasional dengan harga mulai dari Rp200 ribu hingga Rp5 juta," katanya.

Sejumlah produk yang ready to wear, tambah Putri di antaranya berupa baju batik untuk wanita dan pria, baju muslim tunik, pashmina, serta kalung dan ating yang dibuat dari kain perca batik.

"Selain di galeri Gunungpati, kami juga ada di Bandara, Kota Lama Semarang, serta dapat diperoleh dari media online yang dapat diakses dari medsos kami," tutup Putri Merdekawati.(Kom)

Baca juga: Kembangkan industri kreatif UMKM, Jateng siapkan ruang kerja bersama " Hetero Space"
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar