"E-voting" mudahkan disabilitas netra menentukan pilihan

id e voting,mudahkan disabilitas netra,memilih

"E-voting" mudahkan disabilitas netra menentukan pilihan

Penerima manfaat Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Sensorik Netra (PPSDSN) "Penganthi" Temanggung menggunakan aplikasi e-voting pada pemilihan Ketua Organisasi Kesejahteraan Penerima Manfaat (OKPM). ANTARA/Heru Suyitno

Melalui aplikasi e-voting ini ada kepuasan tersendiri bagi penerima manfaat dalam menentukan pilihannya
Temanggung (ANTARA) - Pelaksanaan pemungutan suara secara elektronik atau e-voting memudahkan para disabilitas netra menentukan pemilihan Ketua Organisasi Kesejahteraan Penerima Manfaat (OKPM) Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Sensorik Netra (PPSDSN) "Penganthi" Temanggung, kata Kepala PPSDN Penganthi Rumadi.

"Terobosan kerja sama antara KPU Kabupaten Temanggung dengan PPSDSN Penganthi terkait pemilihan OKPM dengan aplikasi e-voting ini anak-anak sangat terbantu," katanya di Temanggung, Selasa.

OKPM merupakan organisasi internal para penyandang disabilitas sensorik netra yang menjadi penerima manfaat di PPSDSN "Penganthi" Temanggung.

Rumadi menyampaikan selama ini pemilihan OKPM berlangsung secara manual dengan cara membisikkan siapa yang menjadi pilihannya kepada petugas, sedangkan sekarang penerima manfaat diajak untuk menentukan pilihannya dengan langsung umum bebas rahasia (luber) dan tidak perlu minta bantuan orang lain.

Baca juga: "e-voting" lebih efisien, tapi risikonya juga lebih besar

"Melalui aplikasi e-voting ini ada kepuasan tersendiri bagi penerima manfaat dalam menentukan pilihannya," ujarnya.

Menyinggung e-voting digunakan dalam pilkada atau pemilu, dia menyatakan setuju, tetapi hal ini harus ada regulasi yang sifatnya nasional yang mendukung hal tersebut, karena dalam aplikasi e-voting ini mesti dicarikan yang bisa memberikan dampak minimal dari kesalahan atau kekurangannya.

Ia menuturkan pemilihan OKPM Penganthi ini merupakan uji coba pertama kali e-voting oleh KPU Temanggung,

"Di sini dirasakan nilai manfaatnya, terutama dari sensorik netra karena selama ini sensorik netra dalam pemilu itu ada template dan template sendiri anak-anak merasa kesulitan karena banyak yang harus dipilih. Dengan aplikasi ini anak-anak bisa mendengarkan visi-misi calon sehingga kepastian pemilih lebih mantap," tuturnya.

Baca juga: KPU Temanggung fasilitasi "e-voting" disabilitas netra

Penerima manfaat PPSDSN) Penganthi Temanggung Slamet Pawit mengatakan dengan menggunakan aplikasi e-voting lebih enak, karena pihaknya bisa memilih sesuai dengan keinginannya.

"Kalau menggunakan kertas atau template itu kami tidak tahu, nomor satu siapa, nomor dua siapa. Seperti kemarin kami minta bantuan dan dicobloskan yang mana saya tidak tahu nomor berapa," katanya.

Ia menyampaikan dengan aplikasi e-voting ini dirinya bisa memilih sendiri secara langsung.

"Melalui aplikasi e-voting ini, tdak ada kendala dan jauh lebih mudah bagi kami untuk memilih," ucapnya.

Baca juga: 15 Kepala Desa di Boyolali Hasil Pilkades E-Voting Dilantik
Baca juga: Pilkades Serentak Boyolali Terapkan e-Voting
Pewarta :
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar