Kapolres sebut penyalahgunaan narkoba di Jepara didominasi karena pergaulan

id Penyalahgunaan narkoba di Jepara, didominasi karena faktor pergaulan

Kapolres sebut penyalahgunaan narkoba di Jepara didominasi karena pergaulan

Sabu-sabu. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Dari awal hanya coba-coba, kemudian mereka ketagihan hingga akhirnya tertangkap aparat kepolisian
Jepara (ANTARA) - Kasus penyalahgunaan narkotika dan obat/bahan berbahaya atau narkoba yang terjadi di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, lebih dominan disebabkan pengaruh lingkungan dan pergaulan yang tidak benar, kata Kasatnarkoba Polres Jepara AKP Hendro Asriyanto.

"Banyak pelaku penyalahgunaan narkoba yang tertangkap bukanlah termasuk orang dari keluarga menengah ke atas, melainkan dari keluarga dengan kondisi perekonomian yang biasa," ujarnya di Jepara, Selasa.

Berdasarkan keterangan dari para pelaku, kata dia, mereka menggunakan barang haram tersebut karena pengaruh lingkungan dan pergaulan bebas.

"Dari awal hanya coba-coba, kemudian mereka ketagihan hingga akhirnya tertangkap aparat kepolisian," katanya.

Baca juga: Kapolres Jepara: meneruskan pesan hoaks dihukum penjara

Untuk itu, dia menyarankan, masyarakat untuk berhati-hati dalam bergaul, serta menolak ajakan untuk mengonsumsi narkoba jenis apapun karena sekali mencoba biasanya akan terus mencoba hingga menjadi candu.

Kalaupun ada anggota keluarganya yang kecanduan dan membutuhkan penyembuhan, kata dia, Polres Jepara siap memfasilitasi untuk dilakukan rehabilitasi.

"Bagi masyarakat yang dengan kesadaran sendiri datang ke Polres untuk difasilitasi proses rehabilitasinya, tentu perlakuannya berbeda dengan pecandu narkoba yang tertangkap," ujarnya.

Di Kabupaten Jepara terdapat beberapa tempat rehabilitasi pecandu narkoba, seperti Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Ayodya Mandiri Jepara serta RSUD Kartini Jepara.

Jumlah kasus penyalahgunaan narkoba yang diungkap selama tahun 2019 di Jepara mencapai 36 kasus dengan jumlah tersangka mencapai 41 orang, sedangkan selama awal Januari 2020 tercatat sudah ada tiga kasus yang diungkap dengan jumlah tersangka lima orang.

Baca juga: 11.678 botol minuman beralkohol dimusnahkan
Baca juga: Kiper Persijap ini hanya bisa menyesal
Pewarta :
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar