Pos SAR Cilacap naik status jadi Tipe B

id KPP Cilacap, basarnas cilacap

Pos SAR Cilacap naik status jadi Tipe B

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Cilacap I Nyoman Sidakarya (dua dari kanan) saat beraudiensi dengan Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman (dua dari kiri) di Cilacap, Jawa Tengah, Senin (27-1-2020). ANTARA/HO-KPP Cilacap

Cilacap (ANTARA) - Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman memberikan apresiasi atas peningkatan status Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Cilacap menjadi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tipe B Cilacap oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

"Kami sangat senang dengan adanya peningkatan status atau tipe ini karena di Cilacap sering terjadi bencana, termasuk musibah di pantai selatan," kata Syamsul Aulia Rachman di Cilacap, Jawa Tengah, Senin.

Wabup mengatakan hal itu saat menerima kunjungan perkenalan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Cilacap I Nyoman Sidakarya di Kantor Wakil Bupati Cilacap.

Baca juga: 2 hari belum ditemukan, pencarian korban tenggelam di Banyumas dilanjutkan

Dengan adanya peningkatan status tersebut, kata Wakil Bupati, sarana dan prasarana Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap ke depan kemungkinan akan bertambah.

"Kita harus selalu siap siaga apabila terjadinya musibah pelayaran, penerbangan, gunung, hutan, maupun kecelakaan yang butuh penanganan khusus," katanya.

Sementara itu, Kepala KPP Cilacap I Nyoman Sidakarya mengakui jumlah personel KPP Tipe B Cilacap masih terbatas karena hanya 23 orang.

Ia menyebutkan 23 personel tersebut terdiri atas Kepala KPP, Kepala Subseksi Operasi dan Siaga, Kepala Subseksi Sumber Daya/Potensi, Kepala Urusan Umum, serta 19 orang rescuer.

Dengan demikian, saat rescuer berjaga di kantor, kata dia, ada yang melaksanakan tugas tambahan sebagai bendahara, administrasi, dan tugas-tugas lainnya di luar tugas pokoknya.

"Jumlah personel ideal untuk Kantor SAR (Kantor Pencarian dan Pertolongan, red.) tipe B minimal 70 orang dan ke depan akan menambah formasi tersebut. Pada tahun ini akan ada lima personel baru yang saat ini sedang mengikuti tes CPNS di Yogyakarta," katanya.

Terkait dengan sarana dan prasarana, dia juga mengakui alat dukung kegiatan KPP Cilacap memiliki satu unit truk personel, dua unit rescue car dmax, dan satu unit rescue carrier serta dua mobil dinas untuk Kepala KPP dan Kepala Subseksi.

"Untuk alat dukung lainnya, seperti peralatan SAR air dan darat, masih sangat minim. Ke depan akan diajukan ke pusat untuk pengadaan alat," katanya.

Sebelum beraudiensi dengan Wakil Bupati Cilacap, pihaknya juga menghadiri upacara pembukaan Pelatihan Pembentukan Karakter Tahun 2020 PT Pertamina Trans Kontinental di Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Laut Cilacap.

Menurut dia, pelatihan tersebut juga melibatkan personel Basarnas KPP Cilacap untuk mengisi materi SAR

"Kegiatan ini sekalian untuk sosialisasi dan koordinasi ke instansi terkait seiring dengan naiknya status Pos SAR Cilacap menjadi Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap," katanya menjelaskan.

Peningkatan status Pos SAR Cilacap menjadi KPP (Kantor SAR) Tipe B Cilacap ditandai dengan pelantikan Kepala KPP Cilacap beserta para Kepala Subseksi di Kantor Pusat Basarnas, Jakarta, pada tanggal 6 Januari 2020.

Wilayah kerja KPP Cilacap tetap sama seperti saat masih menjadi Pos SAR Cilacap, yakni Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Kebumen, Purworejo, dan Brebes bagian selatan.

Sebelumnya, Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo masuk wilayah Pos SAR Cilacap (saat sebelum menjadi KPP Cilacap, red.). Namun, setelah berdirinya Pos SAR Wonosobo, dua kabupaten tersebut tidak lagi masuk wilayah kerja KPP Cilacap.

Baca juga: Jasad korban tenggelam di Kebumen berhasil dievakusai Tim SAR gabungan
Baca juga: Tim SAR evakuasi jenazah nelayan tenggelam di Cilacap
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar