Banjarnegara akan intensifkan gerakan "Jumat bersih"

id Jumat Bersih di Banjarnegara,gerakan jumat bersih,jumat bersih

Banjarnegara akan intensifkan gerakan "Jumat bersih"

Kemarau Panjang Sejumlah bocah menggunakan dahan pohon jati yang meranggas akibat kemarau panjang sebagai tempat bermain di Desa Gumelem Wetan, Susukan, Banjarnegara, Jateng, Jumat (30/9). Kemarau panjang memaksa warga di kawasan ini mengandalkan droping air bersih dari Pemkab yang datang dua kali dalam satu minggu, karena sumber air yang ada sudah tidak mencukupi. (FOTO ANTARA/Idhad Zakaria)

Banjarnegara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah akan mengintensifkan gerakan "Jumat bersih" sebagai perwujudan budaya gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan di wilayah setempat.

"Pemkab Banjarnegara akan terus mengintensifkan gerakan Jumat bersih, kami berharap seluruh kepala OPD untuk mengawal program tersebut agar berjalan secara berkelanjutan," katanya di Banjarnegara, Jumat.

Dia menambahkan, para camat juga diminta untuk menerapkan gerakan Jumat bersih di wilayahnya masing-masing.

"Para camat juga diharapkan dapat meneruskan informasi tersebut kepada para kepala desa di wilayah masing-masing bahkan saya berharap dapat dilaksanakan dengan baik sampai ke tingkat RT," katanya.

Bupati berharap melalui gerakan Jumat bersih maka akan ada gotong royong untuk bersama-sama membersihkan lingkungan masing-masing khususnya di masing-masing unit kerja.

"Sebagai abdi negara maka harus terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, karena lingkungan yang bersih adalah kebutuhan kita semua, dan merupakan salah satu elemen dari pola hidup sehat," katanya.

Bupati berharap, gerakan tersebut akan menjadi program berkelanjutan dan tidak hanya berjalan saat pencanangan saja.

"Kepada sekretaris daerah dan pimpinan unit kerja agar melaksanakan fungsi pembinaan dan evaluasi untuk keberlanjutan program ini," katanya.

Selain itu, bupati juga berharap agar seluruh OPD atau unit kerja tidak melaksanakan rapat atau kegiatan lainnya pada Jumat pagi.

"Karena saya harapkan Jumat pagi pada masa mendatang akan menjadi hari untuk lingkungan melalui gotong royong melaksanakan Jumat bersih," katanya.

Bupati menambahkan, menjaga kebersihan lingkungan secara bergotong royong diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat.

"Karena itu mari bersama-sama intensifkan gerakan ini, agar dapat menjadi teladan bagi masyarakat yang ada di wilayah Banjarnegara," katanya.

Selain menjadi contoh, kata bupati, gerakan tersebut diharapkan dapat menjadi semangat untuk membudayakan gerakan gotong royong di tengah masyarakat. ***3***
T.W004

Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar