Belum ada laporan kerusakan pascagempa Dieng

id gempa,dieng,banjarnegara,jateng,BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara

Belum ada laporan kerusakan pascagempa Dieng

FOTO DOKUMEN - Masih Trauma Gempa - Sejumlah anak bermain di antara tenda pengungsian di lapangan Desa Kepakisan, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (24/4). Anak-anak korban bencana gempa bumi Dieng mengaku masih trauma untuk tinggal di dalam rumah. FOTO ANTARA/Anis Efizudin

Banjarnegara (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara menginformasikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan kerusakan pascagempa dengan magnitudo 1,4 yang mengguncang wilayah Dataran Tinggi Dieng pada Senin pukul 13.54 WIB.

"Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan, situasi dan kondisinya masih aman dan terkendali," kata Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara Arief Rahman di Banjarnegara, Senin.

Kendati demikian, pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi adanya aktivitas gempa susulan.

Baca juga: Papua diguncang gempa magnitudo 6,3 SR

Baca juga: Gempa guncang Kupang, BMKG: Akibat tumbukan lempeng Australia dan Eurasia


Dia juga mengingatkan masyarakat di wilayah setempat untuk tidak panik namun perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.

BPBD Banjarnegara, kata dia, juga terus berkoordinasi dengan BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara  guna memonitoring aktivitas kegempaan di wilayah Dataran Tinggi Dieng.

"Kami terus berkoordinasi dengan BMKG Banjarnegara dan pihak terkait lainnya," katanya.

Sementara itu, Stasiun Geofisika Banjarnegara hingga saat ini terus memantau aktivitas kegempaan di wilayah Dataran Tinggi Dieng dan sekitarnya.

"Kami masih memantau aktivitas kegempaan di Dieng guna memonitoring kemungkinan adanya gempa susulan," kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie.

Menurut info dari Pos PGA Dieng, ada lima kali guncangan gempa sejak pukul 13.54 WIB.

"Namun berdasarkan hasil pantauan kami hanya ada satu guncangan yang bisa dianalisis, hal ini bisa jadi karena magnitudo gempanya sangat kecil, sehingga gelombang gempanya tersaturasi dengan 'noise'," katanya.

Sebelumnya, pada pukul 13.54 WIB, wilayah Dataran Tinggi Dieng dan sekitarnya diguncang gempa tektonik.

Baca juga: Sinabang Aceh diguncang gempa magnitudo 6,4

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa memiliki magnitudo 1,4. Episenter gempa terletak pada koordinat 7,25 LS dan 109.91 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 12 kilometer arah utara Wonosobo, Jawa Tengah pada kedalaman 5 kilometer.

"Jenis dan mekanisme gempa,dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya adalah jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Lokal," katanya.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah," demikian Setyoajie Prayoedhie.
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar