Mulai 22 Januari, pendakian Gunung Sindoro dibuka kembali

id gunung sindoro,pendakian gunung

Mulai 22 Januari, pendakian Gunung Sindoro dibuka kembali

Gunung Sindoro dilihat dari Gunung Sumbing Kabupaten Temanggung. ANTARA/HO-Grasindo

Temanggung (ANTARA) - Pendakian Gunung Sindoro melalui Kledung, Kabupaten Temanggung yang ditutup sejak 6 Januari 2020 akan dibuka kembali pada tanggal 22 Januari 2020, kata Ketua Grasindo Riyan Indra Prayudha selaku pengelola Basecamp Kledung.

Riyan di Temanggung, Senin, menyampaikan dibukanya kembali pendakian Gunung Sindoro via Kledung karena cuaca tidak begitu ektsrem lagi dan sudah kondusif untuk aktivitas pendakian.

Pada musim hujan ini, katanya, pihaknya akan melakukan reboisasi yang melibatkan para pendaki.

Baca juga: Cuaca ekstrem, pendakian Gunung Sindoro dan Sumbing ditutup

Baca juga: Pengawasan pendakian Gunung Sindoro diperketat antisipasi kebakaran


Dalam reboisasi nantinya ada beberapa jenis tanaman yang akan ditanam, salah satunya pohon beringin sebagai pohon penyangga. Makin banyak pohon beringin di atas, kata dia,  makin baik untuk sumber air.

Selama penutupan pendakian Gunung Sindoro via Kledung, pihaknya melakukan revitalisasi jalur dengan membenahi beberapa hal yang kurang layak untuk dilalui dan mengembalikan jalur yang tidak seharusnya dilalui karena ada pohon tumbang.

Menurut dia, hal itu dilakukan agar tidak terjadi pelebaran jalur dan pencabangan yang mengakibatkan kerusakan ekosistem di area jalur pendakian.

Selain itu, dilakukan pemasangan papan petunjuk di area puncak.

Baca juga: Gunung Sindoro-Sumbing segera dibuka untuk pendakian

Hal senada dikemukakan pembina Grasindo Basori Setiyawan. Dia mengatakan bahwa kondisi cuaca tidak ekstrem lagi sehingga tidak terlalu membahayakan pendaki sehingga jalur pendakian akan dibuka kembali.

Selama penutupan jalur pendakian, juga dilakukan pembersihan sampah dari jalur pendakian Kledung.

Baca juga: Rawan Kebakaran, Pendakian Gunung Sumbing Sindoro Ditutup
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar