Proses distribusi sebabkan air PDAM Semarang tidak bisa langsung diminum

id Pdam

Proses distribusi sebabkan air PDAM Semarang tidak bisa langsung diminum

Logo PDAM Semarang (Kredit foto: Twitter)

Semarang (ANTARA) - Proses distribusi dari unit produksi menuju pelanggan menjadi penyebab menurunnya kualitas air PDAM Tirta Moedal Semarang, Jawa Tengah, tidak bisa langsung dikonsumsi oleh penggunanya.

Manajer Humas PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Joko Purwanto di Semarang, Jumat, mengatakan, air yang dihasilkan unit produksi badan usaha milik Pemerintah Kota Semarang ini sesungguhnya sudah layak untuk langsung dikonsumsi, tanpa harus dimasak terlebih dahulu.

"Air yang dihasilkan unit produksi ini sebenarnya sudah siap minum karena sudah melalui kualitas kontrol," katanya.

Namun, kata dia, kualitas air yang sampai ke pelanggan mengalami penurunan di sepanjang proses distribusi.

Ia menyebut kondisi infrastruktur pada proses distribusi yang menjadi penyebab menurunnya kualitas air.

Menurut dia, salah satu permasalahan yang dihadapi untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pelanggan yakni upaya untuk membaharui pipa-pipa yang menjadi bagian dari proses distribuai air ke pelanggan.

"Pembaharuan infrastruktur membutuhkan investasi dan biaya besar. Hal tersebut tentu akan berdampak pada penyesuaian tarif," katanya.

Selain berusaha meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, kata dia, PDAM juga mengupayakan untuk menjangkau layanan kepada pelanggan yang lebih luas lagi.

Ia menuturkan PDAM menjajaki penyediaan air siap konsumsi di sejumlah kluster perumahan di berbagai wilayah di Semarang.
Baca juga: Tingkatkan keandalan suplai air, PDAM Kudus tambah sumur produksi
Baca juga: PDAM bantu pembuatan 10.000 biopori di Kudus
Pewarta :
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar