Perusahaan di Temanggung diminta terlibat dalam pembangunan terencana

id temanggung dorong, keterlibatan perusahaan, pembangunan terencana

Perusahaan di Temanggung diminta terlibat dalam pembangunan terencana

Kepala Bappeda Kabupaten Temanggung, Ripto Susilo. ANTARA/Heru Suyitno

Temanggung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mendorong sejumlah perusahaan melalui dana CSR terlibat dalam pembangunan yang terencana dari hasil musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) kata Kepala Bappeda Kabupaten Temanggung, Ripto Susilo.

Ripto di Temanggung, Kamis, mengatakan selama ini mungkin belum optimal menggali dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam pembangunan yang terencana.

Ia mengakui keterlibatan mereka sudah ada, pengusaha terlibat langsung membiayai sesuatu di masyarakat tetapi belum sinkron dengan program yang ada di pemerintah.

Baca juga: Perusahaan Jepang tertarik kerja sama pembangunan ibu kota baru

"Saya yakin semua perusahaan sudah pernah mengucurkan bantuan ke masyarakat, keinginan kami sebetulnya ini program-program pemerintah yang menyentuh masyarakat yang belum bisa terdanai, perusahaan bisa memilih mana yang dapat disentuh," katanya.

Menurut dia hal itu masih dalam diskusi antara tim fasilitasi CSR yang isinya birokrasi dan forum CSR dari pengusaha. Dua kelompok ini terus berembuk untuk menghasilkan titik temu.

"Selama ini mereka sudah ada kepedulian tetapi insidentil dan membantu masyarakat belum terencana dengan baik," katanya.

Menyinggung tentang musrenbang, dia mengatakan pada akhir 2019 sudah dimulai konsultasi publik rancangan awal 2021, kemudian mulai 20 Januari 2020 akan dimulai musrenbang tingkat kecamatan.

Ripto menuturkan di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) setiap tahun ada temanya. Tema pembangunan pada 2021 adalah pemerataan pengembangan wilayah dan lingkungan hidup.

"Oleh karena itu sedapat mungkin nanti mengarah ke situ walaupun kemungkinan tidak 100 persen murni ke situ karena memang ada kenbutuhan-kebutuhan lain yang harus dilakukan," katanya.

Kasubid Perencanaan Bappeda Kabupaten Temanggung Dwi Sukarmei menyampaikan musrenbang rencana kerja pembangunan daerah di kecamatan 2021 berlangsung pada 20-30 Januari 2020, setiap hari ada lima kecamatan menggelar musrenbang.

Ia menyampaikan evaluasi pelaksanaan musrenbang tahun 2019 dengan nilai 86,9 persen atau lebih baik dari dari tahun 2018 sebesar 79,86 persen. 

Baca juga: Kucurkan dana CSR Rp17,2 miliar, bangun kemandirian desa sekitar perusahaan. Pencapaian Semen Gresik2019 (bagian pertama)
Baca juga: Perusahaan swasta didorong berikan kesempatan kerja kaum disabilitas
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar