Cedera, Murray mundur dari Australia Open

id Andy Murray,Australia Open

Cedera, Murray mundur dari Australia Open

Petenis Inggris Andy Murray berusaha mengembalikan bola ke arah petenis Austria Dominic Thiem pada babak perempat final turnamen tenis China Open di National Tennis Center, Beijing, China, Jumat (4/10/2019). Dominic Thiem mengalahkan Andy Murray dengan dua set langsung 6-2, 7-6 (3) untuk lolos ke babak empat besar. ANTARA FOTO/REUTERS/Thomas Peter/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Andy Murray telah mengundurkan diri dari Australia Open yang akan berlangsung bulan depan karena cedera panggul, demikian pengumuman tim manajemen juara tiga kali Grand Slam itu, Sabtu.

Mantan petenis nomor satu, yang tampil inspiratif saat kembali beraksi setelah operasi pemulihan pinggul, telah memutuskan untuk tidak pergi ke Melbourne setelah cedera yang ia alami pada akhir musim belum membaik seperti yang ia harapkan.

Murray, yang mampu berlatih di lapangan pekan ini, akan kehilangan turnamen Grand Slam yang berlangsung pada 20 Januari-2 Februari tempat ia pernah lima kali menjadi finalis yang kalah dan juga tidak akan bermain bagi Britania Raya pada edisi perdana ATP Cup di Australia, yang dimulai 3 Januari.

"Sayangnya, saya mengalami kemunduran dan sebagai tindakan pencegahan perlu menyelesaikan itu sebelum bertanding," kata petenis Skotlandia tersebut kepada BBC sebagaimana dikutip Reuters, Minggu.

"Saya bekerja sangat keras untuk sampai pada situasi di mana saya bisa bermain pada level atas dan saya patah hati saya tidak akan bisa bermain."

Tim manajemennya mengatakan melalui surat elektronik: "Akan selalu dalam jangan waktu yang ketat, namun tim mengambil keputusan untuk tidak buru-buru kembali, maka ia akan melanjutkan latihan di lapangan dan membangun kebugaran pada Januari."

Pada Australia Open tahun lalu, Murray meninggalkan konferensi pers dengan berurai air mata setelah mengatakan kepada wartawan bahwa ia sedang kesakitan akibat cedera pinggul kronis dan bahwa mungkin itu turnamen terakhirnya.

Namun yang luar biasa, petenis berusia 32 tahun itu tampaknya akan memainkan nomor tunggal Grand Slam pertamanya sejak Melbourne, setelah kesembuhannya dari operasi besar di pinggul 11 bulan lalu telah membawanya naik ke urutan 125 di dunia.

Setelah kembali bertanding pada nomor tunggal pada Agustus, ia bahkan memenangi European Open di Antwerp, mengalahkan saingan lamanya Stan Wawrinka pada final untuk memastikan kemenangan gelar pertamanya selama lebih dari dua tahun.

Namun Murray belum bermain sejak laga pembuka Britania pada putaran final Davis Cup di Madrid bulan lalu ketika panggulnya memar semakin parah.

Selanjutnya, ia tidak pergi ke Miami untuk tugas pelatihan seperti biasa, memutuskan untuk tinggal di rumah untuk berlatih.

Petenis Skotlandia itu sekarang tidak akan main sampai Februari paling awal, dengan turnamen pertamanya yang dijadwalkan adalah Open Sud de France di Montpellier, demikian Reuters.

Baca juga: Murray: Format baru Davis Cup harus diberi kesempatan untuk sukses

Baca juga: Andy Murray masuk tim Piala Davis Britania
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar