Tebing setinggi 60 meter tetap, puluhan rumah di Cilacap terancam tertimpa tlongsor

id Terancam longsor, rawan longaor

Tebing setinggi 60 meter tetap, puluhan rumah di Cilacap terancam tertimpa tlongsor

Ilustrasi - Salah satu kejadian tanah longsor di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada awal bulan Desember 2019. ANTARA/HO-BPBD Cilacap

Cilacap (ANTARA) - Sekurangnya 50 rumah warga di Dusun Cadasmalang, Desa Babakan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dilaporkan terancam tertimpa longsor.

"Rumah-rumah warga yang berada di lingkungan RT 20 dan RT 21 RW 05 itu berada di bawah tebing yang berpotensi longsor," kata Camat Karangpucung Martono di Cilacap, Sabtu.

Tebing setinggi 60 meter itu diketahui mengalami retak-retak dengan panjang retakan 30 meter dan lebar retakan 20 centimeter setelah hujan lebat yang terjadi pada hari Jumat (27/12/2019) pada pukul 14.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Baca juga: Jalur utama Banjarnegara-Wonosobo tertimbun longsor

Petugas dari Kecamatan Karangpucung bersama tim dari Unit Pelaksana Teknis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Wilayah Majenang segera melakukan pengecekan lokasi.


"Kami mengimbau warga setempat untuk waspada dan siaga khususnya saat terjadi hujan. Selain itu, warga juga diimbau melaksanakan kerja bakti untuk menutup jalur retakan tanah," katanya.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap Tri Komara Sidhy mengimbau warga yang bermukim di wilayah rawan banjir dan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana tersebut.

Menurut dia, hal itu disebabkan intensitas hujan di Kabupaten Cilacap cenderung meningkat dan berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG, puncak musim hujan diprakirakan akan berlangsung pada bulan Februari-Maret 2020.

Baca juga: Lima kecamatan rawan longsor di Banjarnegara terus dipantau
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar