Polres Batang petakan titik rawan dan keramaian

id Polres Batang, pengamanan gereja

Polres Batang petakan titik rawan dan keramaian

Sejumlah personel Kepolisian Resor Batang melakukan sterilisasi pengamanan gereja. ANTARA/Kutnadi

Batang (ANTARA) - Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, telah memetakan sejumlah titik rawan kejahatan maupun keramaian pada pengamanan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 dengan menyiagakan sejumlah anggota di lokasi itu.

Wakil Kepala Polres Batang Kompol Hartono di Batang, Senin, mengatakan bahwa saat ini Polres memfokuskan penjagaan maupun pengamanan di sejumlah gereja yang akan menjadi tempat ibadat pada 25 Desember 2019 dan arus mudik Natal di jalur Tol Batang-Semarang.

"Kita telah melakukan sterilisasi di lokasi gereja dengan dibantu oleh anjing pelacak. Pada setiap tempat gereja, kita siagakan enam personel melakukan penjagaan. Mereka akan dilengkapi dengan persenjataan lengkap, rompi antipeluru," katanya.

Menurut dia, sebelum puncak perayaan Natal 2019, Polres telah melakukan sterilisasi 24 tempat ibadah dengan mengerahkan sebanyak 144 personel dan dibantu juga dari anggota Kodim 0736/Batang.

"Sejumlah tempat ibadah di jalur pantai utara kita lakukan penjagaan ketat untuk mengantisipasi kemungkinan tindakan teror. Kita sudah petakan beberapa tempat ibadah yang dianggap rawan dari sasaran terorisme," katanya.

Adapun terkait pengamanan libur dan perayaan malam Tahun Baru 2020, kata dia, Polres juga memetakan sejumlah rawan keramaian seperti Alun-alun Batang dan beberapa objek wisata seperti Sikembang, Forest Kopi, Pagilaran, Pantai Sigandu, Dholpin Center, dan Pantai Ujungnegoro.

"Untuk perayaan malam Tahun Baru 2020, ada tiga titik keramaian yang akan kita tingkatkan penjagaannya yaitu Alun-alun Batang, Alun-alun Limpung, dan Pantai Sigandu. Bagi pengunjung di Pantai Sigandu, kami imbau untuk mematuhi larangan tidak berenang di lokasi yang sudah ditentukan," katanya.

Ia mengatakan Polres juga akan melakukan penyekatan apabila ada masyarakat yang melaksanakan konvoi kendaraan bermotor di jalan raya karena hal itu akan mengganggu ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di jalan raya.

"Apabila konvoi, kita akan tindak tegas dengan melakukan penyekatan. Ada beberapa titik yang kita fokuskan untuk melakukan penyekatan yaitu di wilayah Jalan Raya Gabusan dan Alun-alun Batang," katanya.

Baca juga: Kapolri dan Panglima TNI cek pengamanan Katedral Semarang jelang Natal

Baca juga: Jelang Natal, Polresta Banyumas tingkatkan pengamanan delapan gereja

 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar