Ganjar tawarkan enaknya nasi goreng di peringatan Hari Ibu

id Hari ibu, ganjar, nasi goreng, semarang

Ganjar tawarkan enaknya nasi goreng di peringatan Hari Ibu

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada puncak peringatan Hari Ibu (PHI) ke 91 di Kawasan Kota Lama Semarang, Minggu. (Foto: Nur Istibsaroh)

Semarang (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menawarkan enaknya nasi goreng khas Kota Semarang pada sambutannya di puncak peringatan Hari Ibu (PHI) ke 91 di Kawasan Kota Lama Semarang, Minggu.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ibu Wakil Presiden RI Wury Ma'ruf Amin; Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga; Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy; Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo; dan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin.

"Kalau Ibu (Ibu Wapres, red.) berkesempatan bersama ibu-ibu Oase, sebelah kiri ujung ada nasi goreng legend. Nasi goreng babat, semakin banyak babat, semakin enak," kata Ganjar mempromosikan salah satu makanan khas di salah satu sudut Kawasan Kota Lama Semarang.

Ganjar mengaku akan ada banyak hal yang dapat ditemui di Kawasan Kota Lama tidak hanya karya-karya perempuan se-Indonesia yang dipamerkan pada stan-stan dalam rangkaian peringatan Hari Ibu ke 91 selama dua hari, Sabtu-Minggu (21-22 Desember 2019).

Baca juga: Peringatan Hari Ibu 2019 dipusatkan di Kota Lama Semarang

"Sudut-sudut Kota Lama Semarang banyak dipakai untuk menampilkan seni karya dan terus dikembangkan. Kami berharap semakin banyak perempuan untuk ikut mempercantik Kota Lama Semarang," kata Ganjar.

Menurut Ganjar dengan banyak perempuan yang terlibat memamerkan karyanya di Kawasan Kota Lama Semarang, harapannya semakin banyak perempuan yang berdaya sejalan dengan tema peringatan Hari Ibu ke 91 yakni Perempuan Berdaya, Indonesia Maju.

Pameran dalam peringatan Hari Ibu yang diikuti puluhan stan banyak menampilkan karya dari para perempuan mulai dari kuliner, batik, hasil tenun, sulam, hingga beragam karya dari para perempuan dari kelompok disabilitas serta warga binaan LP dari berbagai daerah.(Kom)
Baca juga: Kantor Berita Antara pameran foto di Kota Lama Semarang
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar