BPBD Banjarnegara ajak anak muda tanggap bencana

id logo BPBD

BPBD Banjarnegara ajak anak muda tanggap bencana

logo BPBD (ist)

Banjarnegara (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah terus mengintensifkan sosialisasi mengenai kebencanaan ke sekolah-sekolah guna mengajak generasi muda di wilayah setempat agar tanggap bencana.

"Kami terus mengintensifkan sosialisasi mengenai pentingnya kesiapsiagaan bencana ke sekolah-sekolah yang ada di Banjarnegara karena kami ingin generasi muda makin tanggap bencana," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara, Arief Rahman di Banjarnegara, Senin.

Dia menambahkan, pihaknya baru saja menggelar sosialisasi bagi 360 siswa dari SMA Negeri 1 Banjarnegara pada Sabtu (7/12).

"Pada kesempatan itu kami melakukan sosialisasi mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana, pengenalan dasar penyelamatan bencana gempa Bumi, hingga pengenalan alat peringatan dini tanah longsor," jelasnya.

Selain itu, ujar dia pihaknya juga menggelar simulasi gempa bumi dan memberikan materi mengenai upaya tanggap darurat saat terjadi bencana gempa.

"Kami juga memberikan materi mengenai kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi yang biasanya dilakukan pascabencana," tambahnya.

BPBD Banjarnegara berharap para siswa nantinya akan menjadi agen perubahan dan menyebarluaskan informasi yang telah didapat kepada lingkungan terdekatnya.

Dia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi bagi para pelajar yang duduk di bangku sekolah menengah pertama hingga sekolah menengah atas.

"Bahkan kami juga pernah melakukan sosialisasi kepada anak-anak melalui kegiatan belajar kebencanaan bersama TK Askia Parakan Canggah Banjarnegara," sebutnya.

Dia menargetkan, pada masa mendatang akan makin banyak lagi siswa sekolah di wilayah setempat yang mendapatkan materi mengenai kesiapsiagaan dan upaya mitigasi kebencanaan.

Dia berharap kegiatan itu menjadi salah satu upaya penguatan budaya masyarakat tangguh bencana.

"Melalui upaya penguatan yang dilakukan diharapkan budaya tangguh bencana tersebut mampu terus hidup di dalam kehidupan bermasyarakat," harapnya.

Pewarta :
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar