Kendalikan inflasi akhir tahun, BI Surakarta soroti sejumlah komoditas

id Rakor TPID, jelang akhir tahun

Kendalikan inflasi akhir tahun, BI Surakarta soroti sejumlah komoditas

Rapat Koordinasi TPID terkait pengendalian inflasi jelang akhir tahun. ANTARA/Aris Wasita

Solo (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Surakarta menargetkan terkendalinya inflasi pada akhir tahun seiring dengan sejumlah upaya yang dilakukan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

"Targetnya untuk akhir tahun seperti halnya target awal, yaitu 3,5 +/- 1 persen," kata Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi (SPPURLA) BI Surakarta Bakti Artanta usai Rapat Koordinasi TPID di Kantor BI Surakarta, Senin.

Ia mengatakan BI mencatat sejauh ini inflasi Kota Surakarta di angka 3,02 persen. Oleh karena itu, dikatakannya, seluruh pihak perlu mewaspadai inflasi.

Baca juga: TPID diimbau antisipasi inflasi jelang akhir tahun

"Apalagi Kota Solo merupakan kota konsumen, bukan produsen sehingga stok barang menjadi satu hal yang harus menjadi perhatian," katanya.

Mengenai tren inflasi di bulan Desember, dikatakannya, biasanya terjadi kenaikan jika dibandingkan bulan-bulan sebelumnya seiring dengan peningkatan konsumsi oleh masyarakat.

"Oleh karena itu, kami melakukan pemetaan strategi terutama di bahan pokok seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan daging ayam ras. Ini komoditas-komoditas yang menjadi perhatian utama," katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo mengatakan TPID bersama dengan BI sudah siap menghadapi perubahan harga menjelang Natal dan Tahun Baru 2020.

"Secara rutin memang ada kenaikan harga meskipun tidak banyak," katanya.

Ia mengatakan upaya yang dilakukan agar harga tetap terkendali di antaranya dengan melakukan operasi pasar dan memastikan suplai bahan kebutuhan pokok berjalan lancar.

"Kami juga memberikan penjelasan kepada masyarakat agar menahan diri untuk tidak memborong dalam belanja dan memberikan penjelasan kepada pedagang agar tidak mencari keuntungan dengan menaikkan harga secara signifikan," katanya.

Baca juga: Wujudkan ketahanan pangan, BI Surakarta libatkan banyak pihak
Baca juga: Tekan harga, TPID Surakarta jajaki penggunaan teknologi budidaya cabai
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar