Ratusan mitra Grab deklarasikan taat pajak kendaraan

id Grab, pajak, semarang

Ratusan mitra Grab deklarasikan taat pajak kendaraan

Sekitar 400 mitra Grab mendeklarasikan diri taat pajak untuk mendukung program pemerintah pusat maupun daerah yang berlangsung di Semarang, Kamis. ANTARA/Nur Istibsaroh

Semarang (ANTARA) - Sekitar 400 mitra Grab mendeklarasikan diri taat pajak untuk mendukung program pemerintah pusat maupun daerah.

"Kami berkomitmen meningkatkan income pajak bagi provinsi melalui keberadaan Grab. Grab tidak hanya transportasi online, tetapi juga bisa memberikan manfaat bagi daerah, kota, dan lain-lain," kata City Manager 2W Grab Jawa Tengah Ramdan Fitriadi di Semarang, Kamis.

Selain deklarasi, kegiatan yang berlangsung di gedung Indosat Jalan Pandanaran Semarang tersebut juga dilakukan sosialisasi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor dan pengenalan aplikasi Sistem Administrasi Kendaraan Pajak Online (SAKPOLE) oleh Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah (Bapenda Jateng).

Melalui deklarasi tersebut, lanjut Ramdan, pihaknya berharap dapat meningkatkan kesadaran mitra Grab untuk membayar pajak kendaraan bermotornya tepat waktu sekaligus menjalankan kewajiban mereka sebagai warga negara yang baik. 

"Taat pajak sudah menjadi komitmen Grab untuk terus bekerja sama dengan pemerintah serta memberikan dampak positif dimana pun kami beroperasi," kata Ramdan.

Ramdan menambahkan dalam kegiatan tersebut juga dilakukan kegiatan Grab Benefit Days yang memberikan keuntungan bagi mitra seperti mendapatkan diskon khusus dari stakeholder terkait.

"Indosat memberikan diskon untuk pembelian paket. Hal ini merupakan poin bagi mitra Grab, untuk mendapat keuntungan dari Indosat. Kami juga bagi-bagi voucher bensin, dan lain-lain," kata Ramdan.

Kepala Bidang Pajak Kendaraan Bermotor Bapenda Jateng Johan Hadiyanto dalam kesempatan tersebut mengapresiasi dukungan Grab dan mitranya untuk berkomitmen membayar pajak.

Untuk nilai taat pajak di Jateng, tambah Johan, dari target Rp4,45 triliun realisasi per Oktober 2019 sudah mencapai 84 persen dan optimistis bisa terpenuhi hingga akhir 2019 termasuk dukungan dari Grab karena trennya menunjukkan jumlah pengendara ojek online terus meningkat.

Johan menyebutkan untuk jumlah tunggakan hingga Oktober 2019 tercatat lebih dari Rp300 miliar dan segala upaya terus dilakukan di antaranya dengan mendekatkan pelayanan, mengingatkan, mendatangi, termasuk memberikan penghargaan supaya terangsang untuk membayar pajak.

Hadir dalam kesempatan tersebut City Manager 4W Grab Jawa Tengah Abriyani Muharomah, Government Relation Grab Jawa Tengah Ardian Guritno, serta mitra pendukung seperti Tokopedia, Indosat, Yamaha, Viva Health, dan lainnya. 

Baca juga: Pajak kendaraan bermotor tetap jadi andalan PAD Jateng

Baca juga: Pajak kendaraan bermotor bukan kewenangan polisi

 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar