Banjarnegara, Banyumas dan Purbalingga berpotensi hujan pada Kamis

id banjarnegara,banjarnegara hujan,potensi hujan,banyumas hujan,purbalingga hujan

Banjarnegara, Banyumas dan Purbalingga berpotensi hujan pada Kamis

Lokasi longsor di Parakancanggah, Banjarnegara (Humas Banjarnegara)

Banjarnegara (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah seperti Kabupaten Banjarnegara, Banyumas dan Purbalingga berpotensi hujan dengan intensitas sedang pada Kamis (14/11) siang hingga malam hari.

"Banjarnegara, Banyumas dan Purbalingga berpotensi hujan dengan intensitas sedang dengan durasi yang cukup panjang pada Kamis," kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhi di Banjarnegara, Rabu.

Dia mengatakan potensi hujan terdapat di hampir seluruh kecamatan yang ada di tiga kabupaten tersebut.

Baca juga: BMKG: Hujan akan segera kembali mengguyur Jateng selatan

"Hampir seluruh kecamatan di tiga kabupaten tersebut berpeluang hujan, sebagian besar dengan intensitas sedang dan sebagian kecil dengan intensitas ringan," katanya.

Terkait dengan adanya peluang hujan dengan durasi yang cukup panjang, BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Masyarakat yang ada di wilayah setempat agar terus meningkatkan kewaspadaan terutama bagi mereka yang tinggal di lokasi rawan bencana tanah longsor dan bencana banjir," katanya.

Dia menambahkan, BMKG memprakirakan bahwa puncak musim hujan di Banjarnegara, Banyumas dan Purbalingga akan berlangsung pada bulan Januari 2020 mendatang.

"Puncak musim hujan diprakirakan berlangsung pada bulan Januari untuk itu masyarakat diminta mewaspadai cuaca ekstrem mendekati puncak musim hujan nantinya," katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Arief Rahman mengimbau masyarakat di wilayah setempat untuk mewaspadai bencana tanah longsor menyusul mulai tingginya curah hujan di wilayah setempat.

"Waspada bencana longsor dan tanah bergerak khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah rawan bencana tanah longsor," katanya.

Dia juga meminta warga untuk segera melaporkan kepada BPBD Banjarnegara jika menjumpai adanya rekahan tanah di wilayahnya masing-masing.

"BPBD Banjarnegara terus meningkatkan kesiapsiagaan menyusul mulai tingginya curah hujan di wilayah setempat," katanya.

Baca juga: Tiga badai pengaruhi cuaca di wilayah Jateng bagian selatan

Baca juga: BMKG: Kabupaten Banjarnegara berpotensi hujan pada Jumat

Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar