DPC PDIP bantu air bersih masyarakat Surakarta

id PDIP Surakarta bantu ,droping air masyarakat kekeringan

DPC PDIP bantu air bersih masyarakat Surakarta

Wakil Ketua Bidang Pemuda, Olahraga, dan Komunitas Seni Budaya DPC PDIP Surakarta Her Suprabu memberikan keterangan bantuan droping air bersih kepada warga kekeringan di Solo, Senin (28/10/2019). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)

Solo (ANTARA) - DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Surakarta melaksanakan bakti sosial dengan membantu droping air bersih kepada masyarakat yang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang di Kota Solo, Senin.

Wakil Ketua Bidang Pemuda, Olahraga, dan Komunitas Seni Budaya DPC PDIP Surakarta Her Suprabu di Solo, Senin, mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober.

"Kami sebelumnya juga menggelar doa bersama dengan lintas agama dan menyalakan obor perjuangan Sumpah Pemuda di Plaza Manahan Solo, pada Minggu (27/10)," kata dia.

Kegiatan tersebut, kata dia, dilakukan setelah koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta.

Berdasarkan data yang diterima dari BPBD Kota Surakarta, setiap hari ada permintaan bantuan air bersih di Kelurahan Joglo, Kadipiro, Pucangsawit, dan Mojosongo. Dengan melihat situasi itu, DPC PDIP Surakarta peduli dan kemudian melakukan bantu sosial membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih.

Dia mengatakan sejumlah daerah dengan warga yang krisis air bersih, antara lain RT05/RW10, RT04/RW12, dan RT05/RW 12 Kelurahan Joglo, RW 07 dan Kedung Tungkul (Mojosongo). Bantuan air bersih juga dilakukan untuk warga RT01/RW11 dan RT02/RW12 Pucangsawit.

"Kami melihat warga juga sudah mengajukan bantuan air bersih ke BPBD, tetapi keterbatasan armada tangki, sehingga kami langsung berinisiatif membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan itu," katanya.

Dia mengatakan bantuan air bersih untuk warga dilakukan dengan mengirim tujuh tangki yang terdiri atas enam tangki masing-masing ukuran 8.000 liter, sedangkan satu tangki ukuran 6.000 liter sehingga totalnya, 54.000 liter.

"Kami berharap bantuan air bersih ini, dapat bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan. Kami melihat masyarakat yang kekurangan air karena mereka hanya mengandalkan sumur yang selama musim kemarau airnya menyusut atau kering," katanya.

Pihaknya akan menyalurkan bantuan air bersih jika masyarakat masih membutuhkan. Pihaknya juga berharap hujan segera turun supaya masyarakat tidak lagi kekurangan air bersih.

Baca juga: 88 desa kekeringan, BPBD Banyumas intensifkan distribusi air bersih

Baca juga: Pemprov Jateng diminta serius selesaikan masalah kekeringan
Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar