"Peneror" SD Kanisius Semarang ternyata alami gangguan jiwa

id Polisi

"Peneror" SD Kanisius Semarang ternyata alami gangguan jiwa

Ilustrasi- Penangkapan. (ANTARA News Sumsel/Ang/18)

Semarang (ANTARA) - Polisi mengamankan seorang pria diduga mengalami gangguan jiwa yang sering berkeliaran di depan SD Kanisius, Tlogosari Kulon, Kota Semarang, yang dilaporkan karena dirasa meresahkan oleh para orang tua siswa sekolah tersebut pada Kamis (10/10).

"Ada keluhan dari warga yang ditindaklanjuti oleh petugas," kata Kapolsek Pedurungan AKP Eko Rubiyanto di Semarang, Jumat.

Dari pemeriksaan tersebut, kata dia, pria berbaju serba hitam tersebut diketahui bernama Syahrul.

Baca juga: RSJ Magelang evakuasi 34 orang gangguan jiwa

Pria warga Muktiharjo Kidul tersebut, kata dia, diketahui mengalami gangguan jiwa.

"Mengalami gangguan jiwa setelah istrinya meninggal akibat kecelakaan," katanya.

Syahrul juga dilaporkan sering mengambil gambar lingkungan di sekitar sekolah dengan telepon selulernya.

Namun, menurut Eko, Syahrul ternyata hanya berpura-pura mengambil gambar lingkungan sekitar sekolah.

"Sudah kami cek, ternyata ponselnya tidak berfungsi," katanya.

Ia membantah Syahrul merupakan anggota jaringan terorisme.

"Tidak ada hubungannya. Hanya waktu diamankan bersamaan dengan peristiwa penusukan Menkopolhukam," katanya.

Ia mengimbau kepada petugas keamanan SD Kanisius untuk meningkatkan kewaspadaan atas lingkungan sekitarnya.

Baca juga: Penyerang polisi di Pati menderita gangguan jiwa
 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar