Wagub: Program TMMD satu kekuatan memajukan desa

id Wagub:Program TMMD, satu kekuatan majukan desa

Wagub: Program TMMD satu kekuatan memajukan desa

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin (kiri) saat berjabat tangan dengan Bupati Boyolali Seno Samodro (kanan) usai meletakan batu pertama pembangunan jalan program TMMD di Desa Sangup Kecamatan Tamansari, Boyolali, Rabu. (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)

Boyolali (ANTARA) - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menyebutkan kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) menjadi satu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa.

"Program TMMD merupakan sinergitas kemanunggalan TNI dengan rakyat, dan pemerintah bisa memajukan desa, karena mampu menggali serta mendayagunakan potensi untuk mengatasi berbagai isu atau persoalan terkini melalui solusi," katanya usai membuka kegiatan TMMD Reguler Ke-106 Anggaran 2019, di Desa Sangup, Kecamatan Tamansari Boyolali, Rabu.

Pada acara kegiatan TMMD tersebut juga dihadiri Bupati Boyolali Seno Samodro dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Boyolali, dan akan berlangsung selama 30 hari hingga tanggal 31 Oktober mendatang.

Taj Yasin mengatakan kegiatan TMMD tersebut merupakan cara merawat dan mengikat kebersamaan untuk mengatasi persoalan kebangsaan.

Karena, kata dia, dengan kegiatan tersebut mampu mengatasi kemiskinan dan pengangguran, mewujudkan daulat pangan dan energi, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara baik, memberantas narkoba, memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme membutuhkan peran semua elemen masyarakat.

Pada kegiatan TMMD tersebut semua mesti bergotong royong dan bersinergi serta bekerja sama bersama rakyat untuk menyelesaikan persoalan persoalan yang dihadapi di desa.

"Sehingga, sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta pemerintah baik pusat maupun daerah melalui TMMD menjadi satu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa," katanya.

Baca juga: Jaran Kepang hingga Marching Band SMK Sampang meriahkan pembukaan TMMD

Bupati Boyolali Seno Samodro mengatakan pihaknya berharap dengan kegiatan TMMD di Boyolali ini, dapat memberi manfaat untuk masyarakat Kabupaten Boyolali, dan warga Desa Sangup pada khususnya.

“Saya yakin akan ada peningkatan jalan yang signifikan di desa karena bantuannya juga akan mengalir dan diperhatikan. Sukses untuk TMMD dan semoga berlangsung lancar," katanya.

Pada pelaksanaan program TMMD ke-106 di Desa Sangup Tamansari Boyolali tersebut telah dialokasikan anggaran sebesar Rp825,416 juta. Dana itu, berasal dari APBD II Provinsi Jateng sebesar Rp160 juta, dan APBD II Kabupaten Boyolali, Rp506,542 juta, APBDesa sebesar Rp120 juta, dan swadaya dari masyarakat Rp38,847 juta.

Dana tersebut dipergunakan untuk kegiatan fisik dengan sasaran berupa betonisasi jalan desa atau jalur evakuasi di lereng Merapi sepanjang 3.212 meter, lebar 3 meter dan tebal 10 centimeter. Selain betonisasi jalan, anggaran juga digunakan untuk pembuatan bak air dengan panjang 3 meter, lebar 3 meter dan tinggi 1,7 meter.

Selain itu, pelaksanaan TMMD juga ada rehab rumah tidak layak huni sebanyak 10 unit, dan jambanisasi sebanyak 33 unit. Kegiatan non fisik, antara lain workshop mengenai bela negara oleh Kodim 0724/Boyolali, deradikalisasi terorisme oleh Polres Boyolali. Penyuluhan budidaya ternak dan pertanian oleh dinas terkait. 
Baca juga: Warga antusia sambut pembukaan TMMD 106 Kodim Cilcap
Pewarta :
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar