Di Temanggung, ratusan orang terlibat gerakan pungut sampah

id gerakan pungut sampah,Temanggung bersih

Di Temanggung, ratusan orang terlibat gerakan pungut sampah

Warga melakukan aksi pungut sampah yang berserakan di belakang Pasar Pingit, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Sabtu (2/1/9/2019). ANTARA/Heru Suyitno

di mana-mana menjadi tempat sampah terbuka akibatnya sekarang Temanggung kotor
Temanggung (ANTARA) - Ratusan Orang terlibat gerakan memungut sampah di sekitar Pasar Pingit Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu, dalam memperingati Hari Bersih Bumi Sedunia atau World Cleanup Day.

Kegiatan pungut sampah tersebut diawali apel yang dipimpin Bupati Temanggung M. Al Khadziq di Terminal Pingit, kemuidian para peserta apel menyebar di sekitar Pasar Pingit melakukan gerakan pungut sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Temanggung Agus Prasojo mengatakan kegiatan ini untuk mendukung kinerja bersih dan gerakan pungut sampah dalam rangka Hari Bersih Bumi Sedunia tingkat Kabupaten Temanggung.

Ia menyebutkan kegiatan ini melibatkan sekitar 700 orang terdiri atas masyarakat desa Pingit, ASN, TNI/Polri, satpam, siswa sekolah, santri, guru, PKK, kelompok tani, karyawan pabrik, relawan, dan ormas.

Ia menyampaikan maksud kegiatan ini adalah untuk menggerakkan seluruh potensi masyarakat agar peduli terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah.

Baca juga: Jateng siapkan Kongres Sampah

Ia menuturkan kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran seluruh masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah, meminimalisir pencemaran baik pencemaran udara, air, dan tanah dan mencegah bahaya banjir.

Selain itu, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, memberikan rasa aman nyaman dan damai.

Bupati Temanggung M. Al Khadziq berharap gerakan Bersih Bumi Sedunia ini tidak hanya sekadar melaksanakan rutinitas kegiatan bersih bumi tetapi kegiatan ini betul-betul dijadikan kesempatan masyarakat untuk membersihkan Temanggung yang akhir-akhir ini kotor di mana-mana.

"Hampir di setiap sungai, jembatan menjadi tempat sampah terbuka, di belakang rumah juga menjadi tempat sampah, di pinggir jalan, di tikungan jalan, di mana-mana menjadi tempat sampah terbuka akibatnya sekarang Temanggung kotor," katanya.

Ia mengatakan momentum ini sebagai awal untuk membersihkan bumi Kabupaten Temanggung.

Ia menyampaikan Pemkab Temanggung telah mengeluarkan instruksi agar semua RT bergerak bersama-sama, harapannya ada 780.000 masyarakat Kabupaten Temanggung besok Minggu (22/9) bekerja bersama-sama untuk memungut sampah di lokasinya masing-masing.

"Jika semua masyarakat, semua RT, RW, dusun, desa, kelurahan di Kabupaten Temanggung melakukan gerakan bersama-sama maka secara teoritis besok siang Temanggung bersih," katanya. 

Baca juga: Wawali Kota Magelang larang warganya bakar sampah
Baca juga: Pengolahan sampah terpadu segera beroperasi di Cilacap
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar