Kloter terakhir Debarkasi Surakarta tiba di Tanah Air

id Haji kloter 97 ,Debarkasi Surakarta tiba di Tanah Air

Kloter terakhir Debarkasi Surakarta tiba di Tanah Air

Seorang jamaah haji kloter 97 atau kloter terakhir asal Yogyakarta terlihat berpelukan dengan sanak saudaranya setibanya di asrama haji Donohudan Kabupaten Boyolali, Jateng Minggu sore. (Foto:Bambang Dwi Marwoto)

Boyolali (ANTARA) - Jamaah haji kelompok terbang 97 atau kloter terakhir asal Debarkasi Surakarta yang merupakan gabungan asal Provinsi D.I.Yogyakarta  tiba di Tanah Air melalui Bandara Adi Soemarmo di Kabupaten Boyolali, Minggu petang, dengan membawa sebanyak 338 orang.

Haji kloter 97 tersebut tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali pada pukul 16.57 WIB atau mendahului kloter 96 haji gabungan asal Provinsi Jawa Tengah, yang mendarat pada pukul 17.14 WIB.

Menurut Kepala Sub Bagian Penerangan, Humas, dan Protokol Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surakarta Agus Widakdo, jamaah haji kloter 97 atau kloter terakhir mendarat lebih dahulu, dan kemudian disusul kloter 96 haji gabungan Jateng dengan membawa sebanyak 342 orang.

Baca juga: Pascapemulangan, kesehatan jamaah haji Banyumas terus dipantau hingga 14 hari

Jamaah haji kloter 97 setibanya di bandara langsung dievakuasi menuju Asrama Haji Donohudan Boyolali, setelah acara serah terima ke panitia daerah langsung dipulangkan ke Yogyakarta. Haji kloter 97 ini, gabungan asal Kabupaten Sleman, Kulon Progo, Gunung Kidul, Bantul, dan Kota Yoyakarta.

Setelah itu, jamaah haji kloter 96 yang merupakan gabungan dari 25 kabupaten/kota di Jateng, masuk ke gedung Muzdalifah untuk mengikuti acara serah terima dengan panitia daerah.

Haji kloter 96 gabungan dari 25 kabupaten dan kota yakni Kebumen, Semarang, Temanggung, Boyolali, Magelang, Jepara, Purwokerto, Banyumas, Pekalongan, Sukoharjo, Cilacap, Klaten, Surakarta, Salatiga, Banjarnegara, Pemalang, Pati, Purbalingga, Demak, Tegal, Wonosobo, Kota Magelang, Bantul, dan Gunung Kidul.

Baca juga: Pemeriksaan kesehatan calon haji perlu diperketat

"Seorang haji kloter 96 memang setibanya di bandara langsung dibawa dengan ambulans menuju Poliklinik asrama haji, karena sakit. Setelah mendapat pemeriksaan tim dokter, haji tersebut kemudian dirujuk ke rumah sakit," katanya.

Dia mengatakan, dengan dipulangkannya 97 kloter tersebut sehingga jumlah haji yang sudah dipulangkan ke daerah asal sebanyak 34.686 orang. Sedangkan, jumlah jamaah yang masih tertinggal di Araba Saudi, karena sakit dan dirawat di rumah sakit, sebanyak 13 orang.

"Jumlah anggota jamaah haji yang meninggal dunia di Tanah Suci, sebanyak 67 orang, sehingga total seluruhnya sebanyak 34.756 orang. Jumlah ini, cocok dengan jamaah yang diberangkatkan berhaji ke Arab Saudi," katanya.

Menyinggung soal banyaknya mobil ambulans yang parkir di halaman asrama haji Donohudan yang menjemput haji kloter 96, dia mengatakan  hal itu, karena mobil ambulans dalam penyelenggaraan haji sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Haji kloter 96 merupakan gabungan jamaah dari 25 kabupaten dan kota, sehingga panitia setiap daerah dalam penjemputan harus dengan satu unit mobil ambulance dan mobil Patwal untuk mengawal kembali ke daerah asal," katanya.

Menurut dia, kedatangan haji kloter 97 atau kloter terakhir atau sering disebut kloter sabu jagat ini, selesai sudah kegiatan pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji Jateng.

Menyinggung soal 13 jamaah haji yang masih tertinggal di Arab Saudi, karena menjalani perawatan di rumah sakit, kata dia, haji itu, akan dipulangkan dengan menumpang pesawat terbang reguler, setelah kesehatannya memungkinkan dan menadapat rekomendasi dari dokter yang memeriksa.





 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar