Ini dia cara tepat pilih springbed

id Springbed, pameran, semarang

Ini dia cara tepat pilih springbed

Sejumlah pengunjung mal tengah melihat tipe springbed sebelum memutuskan membeli pada Pemeran Springbed yang berlangsung 14-25 September 2019 di Ciputra Mal Semarang. (Foto: Nur Istibsaroh)

Semarang (ANTARA) - Banyak masyarakat saat memilih springbed mencobanya dengan cara duduk di pinggiran dan menilai empuk tidaknya atau nyaman tidaknya, hanya dengan duduk.

Padahal cara tersebut menurut Owner Rumah Kita Jimmy Jati Utomo tidak tepat, jika untuk mengukur kenyamanan springbed serta sesuai tidaknya dengan kebutuhan tubuh.

"Kalau hanya duduk, tumpuannya kan hanya satu titik. Karena itu, perlu tidur dan guling-guling paling tidak 5 menit," kata Jimmy.

Mencoba springbed pada saat pameran, lanjut Jimmy menjadi momentum yang sangat tepat karena suasananya yang mendukung.

Bagi masyarakat di Kota Semarang mendapatkan kesempatan menarik dengan adanya Pemeran Springbed mulai 14-25 September 2019 di Ciputra Mal Semarang.

Ada 9 tenan springbed dengan harga mulai Rp1,8 juta sampai Rp2,5 juta (low end), harga Rp2,5 juta sampai Rp8 juta (mid end), dan harga Rp8 juta sampai Rp90 juta (high end) dengan beragam promo menarik mulai dari one price, kredit home kredit dengan bunga 0 persen selama 6 bulan serta promo menarik lainnya.

Jimmy mengakui dalam memilih springbed, masyarakat biasanya akan menyesuaikan dengan kebutuhan termasuk menyesuaikan harga.

Sebagian masyarakat yang telah "berumur" memilih springbed yang lebih keras agar sendi-sendi di tubuh tidak banyak bergerak, sehingga bangun tidur bisa segar tidak pegal.

Sebagian masyarakat juga memperhatikan dari sisi 7 comfort zone pada springbed, karena semakin banyak comfort zone, semakin diminati.

Ke-7 comfort zone tersebut yakni conditions the head, relieves the shoulder, supports the lumber area, relieves the back, supports the thighs, supports the calves, conditions the feet.

Selain alasan tersebut, bahan springbed juga menjadi pertimbangan apakah latex alami atau sintetis dan springbed dengan bahan full latex lebih mahal. 
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar