Jamaah haji Debarkasi Surakarta meninggal menjadi 43 orang

id Haji Debarkasi Surakarta, meninggal bertambah 4 orang

Jamaah haji Debarkasi Surakarta meninggal menjadi 43 orang

Jamaah Haji kloter 17 asal Kabupaten Temanggung dan Kota Semarang saat tiba di asrama haji Donohudan Boyolali, Jateng, Kamis (22/8/2019) malam. (FOTO ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)

Boyolali (ANTARA) - Jamaah haji asal Debarkasi Surakarta, Jawa Tengah yang meninggal dunia di Tanah Suci Arab Saudi bertambah empat orang, sehingga totalnya menjadi 43 orang.

Menurut data dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) di Asrama Haji Donohudan Boyolali, hingga Jumat ini, 08.00 WIB, disebutkan empat anggota jamaah haji meninggal itu yakni Muhamad Kosim Merta Menawi (84) warga Jalan Sudirman RT 09 RW 06 Desa Kroya Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap kloter 76; Siti Taslimah Kamali (77) warga Wirogaten RT 06 RW 01 Mirit Kabupaten Kebumen kloter 30; Yukono Kasdi Somo (68) warga Perum Sonosewu Baru 465A RT 11 Kabupaten Bantul D.I. Yogyakarta; Siti Zaenah Wari (62) warga Brungkahjati RT 02 RW 05 Kabupaten Kendal.

Menurut Kepala Sub Bagian Penerangan, Humas, dan Protokol Embarkasi Surakarta Agus Widakdo, dengan bertambahnya empat anggota jamaah haji meninggal tersebut kini jumlahnya menjadi 43 orang yang terdiri atas 39 orang asal Jateng dan 4 asal DIY.

"Jenazah keempat jemaah haji asal Jateng dan DIY itu, sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum Sharayya di Mekkah, Arab Saudi," kata Agus.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surakarta hingga Kamis (22/8) telah memulangkan jamaah haji 17 kloter, dan yang terakhir gabungan asal Temanggung dan Kota Semarang sebanyak 359 orang tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali, pukul 23.50 WIB atau lebih cepat 10 menit dari jadwal semula pukul 00.00 WIB.

Baca juga: Pengelolaan layanan haji Indonesia dipuji

"Dengan tibanya jamaah haji kloter 17 itu, total yang sudah dipulangkan ke daerahnya sebanyak 6.096 orang atau sekitar 17,5 persen dari jumlah yang diberangkatkan ke Tanah Suci. yakni 34.756 orang," katanya.

Selain itu, jamaah haji Debarkasi Surakarta yang tertunda kepulangannya ke Tanah Air, karena masih menjalani perawatan intensif di RSAS ada empat orang yakni Tri Urip Suwarman (75) asal Boyolali kloter 12 di RS King Abdullah Jedah, Padchurrodji Romli Mucharar (82) asal Klaten kloter 9 di KKHI Mekah, Siswo Diharjo Sopawiro (79) asal Temanggung kloter 15 di RS King Abdul Azis Mekah, dan Soegiarti Pawiro Setiko (78) asal Temanggung, di RS King Abdullah Jedah.

Menurut dia,  jemaah haji yang tertunda kepulangannya ke Tanah Air akan dipulangkan jika sudah mendapatkan rekomendasi dari tim dokter yang merawat. Jemaah akan dipulangkan dengan haji kloter berikutnya.

PPIH Debarkasi Surakarta pada jadwal kedatangan jamaah haji Jumat ini, ada tiga kloter yakni 18 asal Kabupaten Temanggung yang diperkirakan tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali pukul 22.25 WIB dengan 356 jamaah. Kemudian disusul kloter 19 asal Temanggung dan Kebumen, pukul 23.59 WIB dengan 352 jamaah.

"Jamaah haji kloter 20 asal Kebumen sebanyak 357 orang dijadwalkan akan tiba terlebih dahulu di Bandara Adi Soemarmo Boyolali pada pukul 21.25 WIB," katanya. 

Baca juga: Tiba di Tanah Air, kesehatan jamaah haji tetap dipantau
Baca juga: Tiga surat "sakti" yang memudahkan Mbah Moen dimakamkan di Ma'la
Baca juga: Selamat jalan Mbah Maimoen...

 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar