Stadion Manahan kandidat tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20

id Stadion Manahan ,piala dunia u20,pssi,Ratu Tisha Destria

Stadion Manahan kandidat tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20

Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria (kiri) bersama Wali Kota Surakarta F.X Hadi Rudyatmo bersalaman kesepakatan tuan rumah Piala Dunia U-20 di Rumdis Wali Kota Surakarta, Jumat. (Foto:Bambang Dwi Marwoto)

Solo (ANTARA) - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengusulkan Stadion Manahan Solo menjadi salah satu venue untuk kejuaraan sepak bola Piala Dunia U-20 pada tahun 2021.

Hal tersebut disampaikan Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria saat bertemu Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo di Solo, Jumat, sekaligus menandatangani persetujuan stadion Manahan dijadikan salah satu venue yang akan diusulkan ke FIFA,

Ratu Tisha Destria mengatakan ada tiga pihak yakni, PSSI, FIFA ,dan Pemda setempat yang berperan dalam penawaran suatu stadion dijadikan venue di Piala Dunia U-20 pada 2021.

Baca juga: Renovasi capai 83 persen, Stadion Manahan Solo bakal berstandar FIFA

Selain kondisi fisik Stadion Manahan Solo sebagai venue utama, kata Ratu Tisha, harus disiapkan pula soal kelengkapan lapangan pendukung untuk latihan tim-tim dunia.

"Kami kerja bersama-sama seperti fasilitasnya. Kami berterima kasih kepada wali kota yang bersama-sama untuk menyukseskan proses penawaran ini," kata Tisha.

Selain Stadion Manahan Solo yang diusulkan ke FIFA, juga diusulkan Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Mandala Kridha Yogyakarta, Wibawa Mukti Bekasi, Patriot Candrabhaga Bekasi Jabar, Si Jalak Harupat Bandung, dan Pakansari Bogor.

"Lima stadion sebelumnya sudah digunakan Asian Games 2018, sedangkan tiga stadion lainnya baru yang akan diajukan, yakni Manahan Solo, Mandala Krida, dan I Wayan Dipta," katanya.

Oleh karena itu, pihak sedang melakukan proses melengkapi administrasi antara lain komitmen dari Pemda setempat untuk membantu mensukseskan kejuaraan ini. Kapasitas stadion minimum 5.000 penonton, tetapi harus single seat dan Stadion Manahan Solo sudah sangat cukup memenuhi.

Kejuaraan dunia sepak bola U-20 tahun ini akan diikuti 20 negara yang lolos kualifikasi. Sedangkan, negara lain yang juga ingin menjadi tuan rumah, antara lain Brasil, Peru, Thailand dan Myanmar (kerja sama), Bahrain dan Uni Emirates Arab (kerja sama).

Baca juga: Renovasi Stadion Manahan Solo tuntas pada Oktober 2019

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan Stadion Manahan sudah sesuai standar FIFA. Tinggal melengkapi lima stadion untuk mendukung latihan tim, ruang ganti pakaian dan toilet. Sehingga, lima lapangan pendukung untuk latihan segera akan dilengkapi.

Menurut Rudyatmo lima lapangan pendukung untuk latihan tim di Solo, yang akan disiapkan yakni Stadion Sriwedari, Kotabarat, Banyunyar, Sriwaru, dan Karangansem atau Sumber.

"Kurangnya fasilitas di lima lapangan ini, hanya toilet dan ruang ganti pemain yang harus disesuaikan dengan standar FIFA. Soal rumput tidak masalah kalau hanya untuk latihan saja. Kami akan mendukung suksesnya Piala Dunia U-20," kata Rudyatmo.

Baca juga: Rudyatmo cek kesiapan Stadion Manahan Solo hadapi Haornas

 
Pewarta :
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar