Bertambah empat, calhaj Embarkasi Surakarta wafat menjadi 16 orang

id haji 2019,surakarta

Bertambah empat, calhaj Embarkasi Surakarta wafat menjadi 16 orang

Kepala Sub Bagian Penerangan, Humas, dan Protokol Embarkasi Surakarta, Agus Widagdo, saat memberikan keterangan soal jamaha wafat, di asrama haji Donohudan Boyolali, Jateng. (Foto:Bambang Dwi Marwoto)

Boyolali (ANTARA) - Jamaah calon haji dari Embarkasi Surakarta, Jawa Tengah, yang wafat di Tanah Suci, hingga Jumat ini, bertambah empat orang sehingga totalnya menjadi 16 orang.

"Berdasarkan data diterima melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), dilaporkan ada empat jamaah yang wafat di Tanah Suci, dan semuanya warga Jateng," kata Kepala Sub Bagian Penerangan, Humas, dan Protokol Embarkasi Surakarta, Agus Widagdo, di asrama haji Donohudan Boyolali, Jumat.

Agus Widakdo mengatakan empat calhaj wafat tersebut adalah Purwanto Saki Ardiman (49) warga egalsambi RT 09/ RW 02 Kabupaten Jepara tergabung kloter 62, Masijah Bakrum Dolah (51) warga Jepangpakis RT 07 RW 04 Kabupaten Kudus kloter 66, Eddy Handoko Suwardi (64) warga Jalan Ayodyapala No.1 RT 03/RW 07 Banyumas kloter 67, dan Muchakim Kasan Rahmat (90) warga Garung RT 002/RW 003 Kabupaten Wonosobo kloter 96.

Menurut Agus, keempat jamaah calhaj asal Jateng tersebut wafat karena sakit. Purwanto Saki dilaporkan wafat di Pemondokan Mekkah, Senin (5/8), pukul 06.15 WAS, Masijah Bakrum Dolah juga wafat di pemondokan Mekkah, pukul 21.00 WAS, Eddy Handoko dan Muchakim Kasan Rahmat wafat di Rumah Sakit Arab Saudi di Mekkah, masing masing pukul 20.30 WAS dan pukul 06.30 WAS. "Keempat jenazah jemaah asal Embarkasi Surakarta itu, dimakamkan di Mekkah," katanya.

Dengan bertambahnya jamaah wafat di Tanah Suci tersebut, maka totalnya calhaj asal Embarkasi Surakarta yang wafat menjadi 16 orang. Jumlah itu, terdiri satu orang di asrama haji Boyolali, satu di dalam pesawat saat perjalanan, dan 14 di Tanah Suci.

"Kami sudah memberitahukan petugas daerah untuk dilanjutkan ke keluarga jamaah yang bersangkutan," katanya.

Menyinggung prosesi haji, jamaah Indonesia termasuk dari Jateng sudah mulai bergerak dari pondokan di Mekkah menuju ke Arafah untuk persiapan wukuf dan rangkaian puncak ibadah haji. "Jamaah haji wukuf di Arafah, kemudian menuju Muzdalifah, dan melempar jumrah di Mina," katanya.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surakarta Jawa Tengah telah memberangkatkan 34.756 calon haji yang terbagi 97 kelompok terbang (kloter) ke Tanah Suci selama musim haji 2019.

Total yang sudah diterbangkan sebanyak 34.756 orang dari rencana 34.940 orang, 16 calhaj batal berangkat tahun ini, 11 karena sakit, dua hamil muda, dua pendamping, dan satu lainnya meninggal dunia di Asrama Haji Donoyudan. Sebanyak 184 calhaj batal di daerah sehingga total seluruhnya 34.940 orang.
 
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar